Kodim 0910 Malinau Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla

Kesiapsiagaan Bencana Karhutla, oleh Dandim 0910 Malinau Letkol Kav Yudi Suryatin S.I.P., M.Si. di dampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Hendris Damus

MALINAU, SWRAKALTARA.COM – Satgas Penanggulangan Karhutla Kodim 0910 Malinau gelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran  Hutan dan Lahan  wilayah Kabupaten Malinau di depan Makodim 0910 Malinau, Jumat pagi (7/9).

Apel gabungan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Hendris Damus, Sekretaris Dishub, Kepala Satpol PP dan Damkar, serta beberapa perusahaan yang ada di Malinau diantaranya adalah PT. Inhutani, PT. MA serta Kepala BTNKM. Pelaksanaan Apel Gabungan juga melibatkan lebih kurang 300 orang yang terdiri dari prajurit TNI,  POLRI, Instasi Pemerintahan dan Pramuka Saka Wira Kartika.

apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran Hutan dan Lahan wilayah Kabupaten Malinau

Bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Indonesia khususnya Kalimantan berdampak terhadap berbagai bidang, salah satunya  hubungan bilateral dengan negara tetangga yang terdekat seperti Malaysia, Singapura dan negara lainnya. Akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut akan menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan dan juga akan mengganggu jarak pandang baik lalu lintas darat, laut maupun udara, ungkap Komandan Kodim 0910 Malinau, Letkol Kav Yudi Suryatin S.I.P., M.Si. lewat rilis yang di terima SWARAKALTARA.COM.

Kebakaran hutan dan lahan bukan terjadi karena faktor alam saja, keterlibatan manusia atau oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab terhadap lingkungan juga dapat menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan tersebut.

“Untuk itu, kita harus dapat memilah dan memilih apabila melakukan sesuatu hal baik itu pribadi maupun kelompok dengan melihat dampak-dampaknya, tegas Dandim 0910 Malinau.

apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran Hutan dan Lahan wilayah Kabupaten Malinau

Dihadapkan dengan musim kemarau yang sedang berlangsung khususnya di wilayah Kabupaten Malinau, ditambah lagi tradisi masyarakat bercocok tanam dengan membakar hutan untuk dijadikan lahan. Dengan tidak mengurangi nilai-nilai kearifan lokal, kita harus dapat mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan pembukaan lahan yang dilakukan oleh masyarakat. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan melaksanakan sosialisasi dan pengawasan secara langsung di lapangan.

Lanjut kata dia Yudi Suryatin, ini juga merupakan pernyataan Presiden RI, Joko Widodo mengintruksikan setiap jajaran pemerintahan tingkat pusat dan daerah termasuk unsur TNI – Polri untuk membantu dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Karena dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di negara kita akan berdampak negatif bukan hanya bagi negara kita saja tetapi akan berdampak negatif pula terhadap hubungan bilateral terhadap negara-negara tetangga kita. 

Oleh karenanya, saya mengajak aparat pemerintahan kabupaten Malinau dan aparat TNI – POLRI yang ada di wilayah Malinau serta seluruh elemen masyarakat termasuk beberapa perusahaan  yang ada di Malinau  untuk dapat bersinergi dalam rangka pencegahan Karhutla tersebut, pungkasnya.

Dalam pelaksanaan  apel gelar pasukan kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Hendris Damus, Sekretaris Dishub, Kepala Satpol PP dan Damkar, serta beberapa perusahaan yang ada di Malinau diantaranya adalah Inhutani, PT. MA serta Kepala BTNKM. (ezi/wr/sk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NONE