Brigade Alsintan Kodim 0910 Malinau Serbu Yonif 614 Dan Petani Malinau

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Ketahanan pangan suatu wilayah tidak bisa ditawar tawar lagi dihadapkan pertumbuhan penduduk. Pemenuhan kebutuhan biaya hidup manusia tidak terpenuhi secara baik di Malinau sehingga dapat mengancam stabilitas sosial budaya, ekonomi, politik yang berakibat mengancam ketahanan wilayah Kabupaten malinau.

Kodim malinau memiliki Brigade Alsintan berupa jonder, hand tractor rice transplanter dan pompa air. Brigade Alsintan ini bergerak bersama Yonif 614, PT. BDMS dan paguyuban yang ada serta masyarakat malinau guna melaksanakan program serbuan lahan kosong. Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan produksi, prodoktifitas pertanian dan nilai tambah lahan lahan kosong, imbuh Komandan Kodim 0910 Malinau Letkol Kav Yudi Suryatin, lewat rilis yang diterima SWARAKALTARA.COM, Selasa (5/3).

Serbuan Brigade Alsintan Kodim pada tahap awal dilaksanakan di Lahan Yonif 614 untuk lahan percontohan bagi kelompok tani disekitar batalyon dalam upaya peningkatan produksi dan produktifitas holtikultura serta nilai tambah.

Secara serentak dilaksanakan juga serbuan Brigade Alsintan Kodim di Desa Malinau Seberang bekerja sama dengan Paguyuban Pasundan dan Paguyuban Jawa bersama CSR Tambang Batu Bara BDMS memanfaatkan lahan kosong sebagai lahan percotohan tanaman holtikultura dan varietas padi yang nantinya dapat meningkatkan produksi, produktifitas dan nilai tambah pertanian di Malinau.

Serbuan Brigade Alsintan Kodim 0910/Mln dilaksanakan sebagai upaya menggerakkan pertanian malinau dengan meningkatkan kemitraan usaha tani antara swasta dan petani malinau. (sk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NONE