Desa Sadar Narkoba, 25 Warga Desa Pelopori Tes Urine

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan Kalimantan Utara mengupayakan sosialisasi narkoba sedini mungkin sampai menyasar wilayah pemerintahan terkecil dalam upaya P4GN di wilayah perbatasan RI – Malaysia.

Setelah membuat gerakan desa Bersih Narkoba (Bersinar) di desa Maspul pulau Sebatik kini BNNK melakukan sosialisasi di desa Seberang, ada puluhan warga desa yang ikut dalam kegiatan yang digelar di balai desa yang digelar Senin 21/01/2020 kemarin.

Kepala BNNK Kompol Lamuati melalui bagian humasnya Zainal Arifin mengatakan, Indonesia saat ini berstatus darurat narkoba, para pelaku narkoba tak pernah mengindahkan bahaya narkoba bagi kesehatan dan kehidupan.

“Sehingga upaya kita adalah meningkatkan peran serta masyarakat untuk berani melapor, kita sosialisasikan terus cara menolak narkoba, bagaimana prosedur rehabilitasi dan kita terus berusaha meningkatkan kepedulian warga.”ujarnya.

Awal tahun 2020 desa Seberang menjadi desa pertama di pulau Sebatik yang melakukan gebrakan sebagai upaya menuju Desa Bersinar.

Dalam sosialisasi ini pula, BNNK memberikan materi pengenalan sejarah dan pengenalan dasar kratom, bahaya kratom, penyebaran kratom di Kalimantan Utara khususnya Kabupaten Nunukan, sikap BNN serta Pemerintah menyikapi kratom, kasus kratom terbaru di Nunukan, peran warga untuk memerangi kratom di Kabupaten Nunukan.

“Jangan lagi ada salah kaprah tentang kratom, padahal efek yang ditimbulkan sangat berbahaya. Saya harap warga melapor apabila menemukan tanaman kratom khususnya di Desa Seberang.”ujarnya lagi.

Tak hanya sosialisasi dan edukasi, BNNK Nunukan juga melakukan deteksi dini melalui tes urine puluhan warga, ada sekitar 25 sample urine yang diperiksa dan semuanya negatif. (KU).

swara.kaltara@gmail.com

swarakaltara.com portal media online kaltara

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

swarakaltara.com