Ketua KPU Malinau Lantik 75 Orang Jadi PPK

Malinau Post
Foto Bersama 5 Komisioner KPU dan 75 PPK yang baru dilatik, Sabtu (29/2).

Malinau, swarakaltara.com – KPU Kabupaten Malinau lantik 75 orang menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang tersebar di 15 kecamatan, Sabtu (29/2), bertempat di Gedung Badan Diklat Kabupaten Malinau.

Acara Pelantikan PPK di hadiri Komisioner KPU Provinsi Kalimantan Utara Divisi Hukum Drs. Gamaliel Hirung Ding, M.Si, Anggota Komisioner KPU Kabupaten Malinau, Anggota Bawaslu Kabupaten Malinau, Assisten I Kabupaten Malinau, Kasat Intel Polres Malinau.

Pemilihan umum ini yang menjadi sarana perwujudan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, Ujar Ketua KPU Malinau Lasinias, SE, M.M pada sambutannya.

PPK selaku penyelenggara dalam pemilihan Gubemur dan Wakil Gubemur Kaltara, Bupati dan Wakil Bupati Malinau tahun 2020 dapat bekerja dengan jujur, adil, dan berpegang pada peraturan perundangan-undangan yang berlaku sesuai dengan tahapan, program dan jadual yang telah ditetapkan.

75 Anggota PPK yang dilantik

Lanjut kata dia, sebagai anggota PPK harus terus meningkatkan pemahaman akan tugas, wewenang dan tanggung jawab, memahami kode etik sebagai penyelenggara, bersikap netral dan hindari konflik kepentingan yang dapat mengakibatkan rusaknya citra penyelenggara yang pada gilirannya dapat mengurangi kualitas hasil pemilu dan merupakan pelaksanaan dari akar demokrasi lokal.

“Kunci kesuksesan pemilu itu ada beberapa faktor, pertama adalah integritas, ini adalah faktor yang paling penting karena tidak dapat dibeli dan menjadi hal yang mutlak. Kedua Netralitas, jangan ada penyelenggara yang berpihak kepada salah satu calon, selalu bersikap adil kepada semua peserta pemilu. Ketiga profesionalitas yakni sebagai penyelenggara harus banyak memahami regulasi dan jika ada persoalan agar segera dikoordinasikan, juga pandai membangun pola interaksi komunikasi. Dan Keempat adalah transparansi, agar selalu terbuka terhadap semua kegiatan tahapan yang berjalan tetapi kita harus menjaga jarak, mana yang patut dan tidak”, ungkapnya.

Pesannya, sebagai penyelenggara pemilu kita tidak harus membatasi bergaul dengan siapa, tetapi harus tahu, sebatas mana yang boleh mana yang tidak. “Saya menghimbau kepada PPK agar segera melakukan koordinasi dan audensi dengan Camat, Kapolsek, Danramil, serta tokoh masyarakat, agama, pemuda dan semua stakeholder yang ada diwilayah masing-masing.

Usai pelantikan kepada awak media Ketua KPU Malinau Lasinias, SE, M.M menegaskan, selanjutnya setelah pelantikan ini akan dilaksanakan bimbingan teknis atau pembekalan, kita akan beri penekanan terkait orientasi tugas PPK kedepan.

“pembekalan ini memang kita padatkan satu hari, mudah mudahan sore bisa selesai kalau tidak ya sampe malam karena besok itu ada jadwal lain lagi”, ujar Lasinias. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *