Sadis…TKW Nunukan Dihabisi Dengan 13 Tikaman di Depan Anaknya

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM  – Kabar duka berasal dari salah satu pahlawan devisa asal Nunukan Kalimantan Utara yang mengadu nasib di Kota Kinabalu Negeri Sabah Malaysia.

Rina binti Amat (36) warga Jalan Tien Soeharto Rt.12 Nunukan Timur ini meregang nyawa di sebuah rumah di wilayah Segama kampung Sembuku Malaysia, Selasa 11 Februari 2020 oleh suami keduanya.

Kepala Kantor Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan Kombes Pol.Hotma Victor Sihombing mengungkapkan, korban yang berprofesi sebagai penjual di pasar tersebut mendapat luka serius yang membuatnya kehilangan banyak darah dan meninggal dunia.

“Dari keterangan pihak keluarganya di Malaysia, saat kejadian korban bersama salah satu anaknya, dia memiliki 2 anak usia 3 dan 4 tahun, juga ada suaminya atau pelaku, korban meninggal saat itu juga di tempat kejadian,”ungkapnya, Kamis (13/02/2020).

Paman dari Korban bernama Lamboi (53) di Malaysia menceritakan, keponakannya mengalami luka berat akibat tikaman badik yang berkali-kali dihunjamkan.

“Ada 13 tikaman, pembunuhan dilakukan di depan anak korban,”katanya menceritakan kronologis kejadian kepada Kombes Pol.Hotma Victor Sihombing.

Pelaku bernama Lamelo alias Barima merupakan suami kedua dari Rina, laki-laki asal Bau Bau Provinsi Sulawesi Tenggara ini merupakan ABK kapal ikan.

Dari laporan yang diterima Polis Malaysia, motif pembunuhan dikarenakan kecemburuan dimana antara korban dan pelaku seringkali cekcok.

“Pernah ponakan saya minta uruskan surat cerai, jadi sementara ini statusnya masih belum sah bercerai,”jelasnya.

Korban lalu dilarikan ke hospital Queen Elizabeth Kota Kinabalu untuk dilakukan autopsi, rencananya korban segera dibawa ke Nunukan untuk disemayamkan. Sementara untuk pelaku saat ini berada di penahanan Polis Malaysia.

“Hari ini jenazahnya dikirim dari Tawau Malaysia, menggunakan kapal Malindo ekspress melalui Pelabuhan Lintas Batas Liem Hie Djung sekitar pukul 13.00 WITA,”kata Hotma Victor Sihombing. (KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top