KKP Nunukan Observasi 6 Warga Malaysia di Rusunawa

Nunukan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Nunukan melakukan observasi terhadap 6 orang jamaah tabligh yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Malaysia.

Kepala KKP Nunukan dr.Bahrullah mengatakan, keenam orang tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Makassar, salah satu kota yang merupakan wilayah terjangkit Covid-19 sehingga mereka akan mendapat tindakan observasi.

“Mereka keluar Malaysia untuk misi dakwah sekitar 11 Maret sebagaimana keterangan di paspor, artinya sebelum lockdown 18 Maret 2020, sementara ini mereka akan kita observasi di rusunawa sampai lockdown dibuka,”ujarnya, Selasa (24/03/2020).

Mereka langsung di screening saat tiba di PLBL Liem Hie Djung, melewati sesi wawancara tenaga medis dan pemeriksaan legalitas dokumen sampai akhirnya diberikan HAC.

Sementara itu, selama menjalani observasi Pemerintah Daerah hanya memberikan tempat tinggal yang layak di rusunawa hingga kebijakan lockdown Malaysia berakhir.

“Jadi ini upaya safety kita, bagaimanapun mereka WNA dan datang dari lokasi terdampak yang ada kasus kematian akibat Covid-19, kita sediakan fasilitas sementara karena Imigrasi juga tidak mau memulangkan mereka saat ini,”kata Bahrullah.

Kepala seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Lantaskim) Kantor Imigrasi Nunukan Nugraha Agustian Syahputra mengatakan, pihaknya harus menunggu kebijakan lockdown selesai diberlakukan untuk memulangkan WNA dimaksud.

“Terakhir pasca lockdown otoritas Malaysia memberi kebijakan izin pulang warganya tanggal 19 sampai 20 Maret, tapi sekarang sama sekali gak bisa, jadi sebelum dibuka kembali mereka tidak kami izinkan pulang ke Malaysia, kita tak mau ambil resiko.”katanya. (KU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *