22 WNI Asal Malaysia di Karantina Lokal Oleh Pemdes Putat

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid 19) dilakukan Pemerintah Desa Putat Kabupaten Malinau, dengan mengisolasi warganya (WNI) yang baru pulang dari Malaysia, Kamis (16/4/2020).

Kepala Desa Putat Lores Paliro membenarkan bahwa 22 orang tersebut adalah rombongan yang berangkat ke Malaysia pada tanggal 17 Maret 2020 lalu, untuk menghadiri pernikahan keluarga mereka di kampung Mentimuh Sabah Malaysia dan baru tanggal 14 April 2020 kemarin mereka pulang.

“22 WNI ini merupakan warga malinau, 19 orang berasala dari Desa Putat dan 3 orang dari Desa Batu Lidung, ini juga telah kami laporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Dinas kesehatan Malinau”.

Sejak dikabarkan mereka akan pulang, dari tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten memfasilitasi penjemputan menggunakan kendaraan Satpol PP, untuk menjemput rombongan tersebut yang tiba di Mansalong sekitar pukul 23:00 Wita.

Setiba di mansalong, mereka langsung di periksa kondisinya oleh tim dari Dinas Kesehatan Malinau, setelah itu langsung di bawa untuk di karantina di Kantor Desa  Putat yang baru, kebetulan lokasi kantor desa putat cukup jauh dari lokasi pemukiman warga, serta fasiltasnya cukup baik, seperti listrik dan air, sebagai tempat karantina atau isolasi selama 14 hari kedepan dengan status Orang Dalam Pemantauan Biasa (ODP-B).

Selain itu kata Lores, kami juga telah menyiapkan keperluan mereka selama masa karantina, seperti makan tiga kali sehari, air minum, dan air bersih, yang di alokasikan dari APBDes Dana Desa dan Dana RT Bersih, termasuk ada juga bantuan dari Kodim 0910 Malinau, berupa suplai air bersih, dan paket sembako, serta tempat tidur.

Untuk sementara keluarga dari rombongan yang di karantina ini, tidak bisa langsung mengakses ke lokasi karantina, sebab Pemdes Putat telah membangun pos penjagaan yang berjarak sekitar 50 meter dari tempat karantina, serta di jaga oleh Tim Tanggap Covid-19 Desa Putat, imbuhnya.(stf).

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *