Bertambah 5 Pasien Terkonfirmasi Positif, Satgas Covid-19 Nunukan Kembali Tracing

Nunukan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Kalimantan Utara kembali lakukan penelusuran terhadap kontak erat dari 5 pasien terkonfirmasi corona.

Tracing dilakukan sebagai pencegahan penyebaran infeksi ke kerumunan besar atau komunitas melalui pemutusan rantai transmisi.

“Sudah seharusnya ketika ada yang terkonfirmasi, kita lakukan tracing, tim Dinas Kesehatan sudah turun lapangan, termasuk ke pulau Sebatik memulai tracing” ujar juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono, Kamis (16/04/2020).

Seperti diketahui, penularan virus covid-19 biasanya melalui droplet (percikan partikel liur dari batuk, bersin atau saat berbicara), sehingga kontak dekat dengan orang yang terinfeksi virus memungkinkan penyebaran.

Orang yang dekat dengan orang terinfeksi inilah yang berpotensi menyebarkan lagi virus saat berada di kerumunan. Sebab tak jarang diantara mereka bahkan tak menyadari telah membawa virus di tubuhnya

Karena itu, penting melakukan penelusuran kontak dan mengendalikan pergerakan orang yang sudah berpotensi tertular tadi.

“Tapi tim jauh-jauh hari sudah antisipasi dengan mengkarantina para kontak erat, kami fikir tracingnya tak terlalu berat kali ini” jelasnya.

Aris menegaskan, tracing merupakan konsep pelacakan kontak bertujuan memberikan respons cepat ke orang yang baru atau diduga terinfeksi dan mengawasi mereka dengan cermat. Langkah ini bagian dari pencegahan penyebaran virus lebih lanjut.

Tracing dianggap langkah efektif lantaran bisa segera mendeteksi orang-orang yang paling beresiko terkena penyakit ini. Proses lanjutan contact tracing ini juga memungkinkan pengujian langsung bagi mereka yang menunjukkan gejala.

Menjawab apakah Nunukan masuk wilayah transmisi lokal dengan adanya 9 pasien konfirmasi positif corona, Aris mengatakan, ada kriteria wilayah yang disebut transmisi lokal.

“Belum ada kasus penularan sampai generasi ketiga, kasus kita semua adalah kasus impor dimana mereka yang terkonfirmasi adalah kluster Gowa” kata Aris.

Data terbaru kasus Covid-19 Nunukan per 16 April 2020 pukul 14.00 WITA, tercatat 24 ODP, 20 OTG, 3 PDP (sebelumnya 5 namun 2 orang terkonfirmasi positif dari hasil swab BBLK Surabaya 16 April 2020), 9 pasien terkonfirmasi positif corona, yang semuanya merupakan kluster jamaah tabligh.(KU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *