Ketua Gugus Tugas Apresiasi Gerakan FPPM dan KOPMAMA Sasar Petugas Garda Terdepan

Malinau

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Upaya solidaritas masyarakat dan beberapa kelompok mencegah penyebaran virus corona muncul. Gerakan Sosial Kemanusiaan Forum Pemuda Peduli Malinau (FPPM), Koalisi Perempuan Membangun Malinau (KOPMAMA), dan Salah satu Pengusaha Malinau melakukan Gerakan sosial kemanusiaan, Rabu (1/4/2020).

Gerakan ini didonasi oleh FPPM, KOPMAMA dan disponsori PT. BDMS/MA dan PT.KPUC. Gerakan tersebut menyasar kelompok profesi di pos-pos garis terdepan pencegahan virus corona seperti para pekerja medis, TNI, Polri, BNPB Daerah dan Pol PP, termasuk kelompok masyarakat.Baca

Salah satu penggerak Sosial Kemanusiaan itu adalah Forum Pemuda Peduli Malinau (FPPM) yang berbasis di Malinau dan digawangi Empat Pemuda.

Melepas keberangkatan Tim Gerakan Sosial Kemanusiaan, Ketua Gugus Tugas  Dr. Ernes Silvanus, S.Pi, MM mengatakan, inilah bentuk kepedulian kita, apa pun bentuknya kita tidak melihat skala besar kecilnya bantuan, tapi bagaimana kita mau berbuat, memang kalau ditanya kebutuhan, banyak yang kita butuhkan. Namun bantuan multivitamin sangat dibutuhkan mereka, karena mereka bekerja sudah lebih kurang 3 minggu, tentu ada kejenuhan. Sehingga kami atas nama gugus tugas berterima kasih kepada teman-teman dan BDMS”.

“Disini saya juga menyampaikan PT. BDMS ini kemaren juga memberikan bantuan ke rumah sakit berupa masker lima ratus pieces, Sanitezer 50 liter, sarung tangan steril bedah dua jenis, disinfektan ada 100 liter, dan selain di rumah sakit sebagian kami bagikan juga ke rumah ibadah sampai ke petugas penyiraman disinfektan kemarin”, ujarnya.

Baca Juga : Gugus Tugas Cegah Penyebaran Covid 19, Ini Pesan Sekda Malinau

Baca Juga : KOPMAMA Ambil Bagian Memutuskan Mata Rantai Covid 19

Selanjutnya, saya berterimakasih kepada teman-teman semua dalam hal pencegahan covid 19. Saya tau teman – teman FPPM ini sudah melakukan penertiban teman-teman yang sering bergadang di tongkrogan, nah inilah partisipasi organisasi yang kita harapkan.

“kalau saja gerakan ini di uplod bukan berarti untuk gagah-gagahan atau cari panggung, tapi bagaimana kita memancing organisasi lain untuk bergerak”.

Lanjut kata Ernes, ada rencana Bupati untuk membagikan masker ke masyarakat dengan jumlah yang cukup banyak lebih kurang 7 ribu. Peruntukannya yaitu rumah tangga sasaran, maksudnya kita akan mendata orang yang lemah, dan seijin Bupati nanti saya minta teman-teman besama sama kita membaginya.

Selain itu, sampai hari ini pemerintah belum melakukan lockdown. Namun lebih kepada pembatasan terhadap keluar masuk orang, keceluali barang yang berhubungan dengan pembangunan, ekonomi, BBM.

“yang pada intinya bagaimana kebersamaan kita memerangi dan mencegah virus ini, bukannya berdebat tentang apa yang kurang, tapi apa yang bisa kita buat, termasuk kepada toko-toko pelaku usaha, kalau bisa coba nyumbang 5 botol disinfektan dan biarlah tenaga kita yang menyemprot, karena kalau wabah ini masuk maka 5 botol yang mereka sumbangkan tersebut tidak ada harga”, timpal Ernes.(ezi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *