Lagi…8 Penghuni Rusunawa Dinyatakan Positif Versi Rapid Test

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Setelah 9 orang kluster jamaah tabligh yang menjalani karantina di rusunawa dinyatakan positif berdasarkan rapid test, tim medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali menemukan 8 orang terdeteksi positif dengan sistem pemeriksaan yang sama.

Pemeriksaan masih mengandalkan rapid stik sebagai diagnosa cepat sebelum melakukan pemeriksaan swab yang mengkonfirmasi secara akurat status mereka.

Juru Bicara tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono mengatakan, dari 22 penghuni rusunawa yang telah menjalani rapid tes, 17 diantaranya positif.

“Jadi rapid test pertama 4 April lalu ada 9 positif, dan rapid test kedua Minggu 12 April 2020 sebanyak 8 orang positif, total 17 orang yang positif versi rapid test,”ujarnya, Senin (13/04/2020).

Dari jumlah 17 orang tersebut, 14 orang diantaranya masih menjalani karantina di rusunawa Nunukan Selatan dan 3 orang lainnya berada di bangsal isolasi RSUD Nunukan dengan status pasien dalam pengawasan (PDP).

Perlakuan terhadap mereka yang positif versi rapid juga mulai ketat, tim gugus telah membagi 1 kamar tiap orang sehingga karantina akan lebih optimal dan penyebaran virus bisa ditekan sedemikian rupa.

Aris mengatakan, kondisi adanya 17 orang yang menjalani karantina, yang merupakan kontak erat dengan 4 pasien yang terkonfirmasi positif corona menjadi alasan kebijakan perpanjangan masa karantina.

“Kita perpanjang sambil menunggu 16 sample swab yang sudah kita kirim ke BBLK Surabaya,”katanya.

Data terbaru kasus Corona di Nunukan Kalimantan Utara per 13 April 2020 pukul 14.00 WITE, 34 orang dalam pemantauan (ODP), 20 orang tanpa gejala (OTG), 5 orang pasien dalam pengawasan (PDP) 5, dan 4 orang terkonfirmasi positif.(KU).

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *