Mekanisme Swab dan Cara Pemakaman Pasien PDP Begini Penjelasan TGC Nunukan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Status 1 PDP meninggal dunia di bangsal isolasi RSUD Nunukan Kalimantan Utara, Rabu (08/04) sekitar pukul 23.00 WITA belum diketahui oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Hal ini memunculkan pertanyaan mengapa sample belum diterima padahal pasien telah masuk bangsal isolasi sejak 4 April 2020.

Juru bicara gugus tugas Aris Suyono menjelaskan, aspek geografis dan transportasi menjadi kendala utama dalam pengiriman sample swab.

“Butuh waktu sampai 4 hari untuk proses pengiriman, begitu sampai di lab Surabaya paling cepat 3 hari juga, jadi kita terima hasil sample minimal 6 sampai 7 harian,”ujarnya, Kamis (09/04/2020).

Dalam pengambilan sample swab, jelas Aris, tim medis harus mengirimkan notifikasi pemberitahuan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tarakan untuk dikoneksikan dengan jadwal penerbangan maskapai ke Surabaya.

Ketika jadwal diterima, swab dilakukan dan untuk pengiriman harus melewati prosedur persetujuan surveylance Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara, merekalah nanti yang akan membawa sample dimaksud ke Surabaya dari Tarakan.

“Sample diambil 2 kali, pertama 4 April, dan kedua 5 April, seharusnya tanggal 5 sudah dikirim, tapi ada hambatan petugas Dinkes Provinsi ketinggalan speed dan baru tanggal 7 April sample dikirim ke Surabaya,”jelasnya.

Melihat kendala dan hambatan yang demikian menyulitkan, keadaan ini telah dibahas di tingkat Provinsi bersama Balitbangkes Surabaya, nantinya sample swab dari Nunukan akan diprioritaskan.

Perlakuan terhadap jenazah PDP yang meninggal dunia juga tetap mengacu pada peraturan Kementrian Kesehatan RI terkait penanganan jenazah, jasad akan dibungkus plastik dan hanya paramedis yang akan melakukan kontak.

“Kita sudah siapkan 20 set APD coverall untuk paramedis yang akan bawa dan makamkan jenazah, kita menunggu peti mati dan rencananya sore ini jenazah dimakamkan di Mansalong,”kata Aris.

Data terbaru kasus Corona di Nunukan per 9 April 2020 pukul 14.00 WITA.

ODP selesai dipantau 136, ODP Pindah 884, ODP Msh dipantau 73, OTG Masih dipantau 49, 1 PDP meninggal dunia, 5 PDP masih dipantau.

Penghuni bangsal RSUD Nunukan, 5 PDP, 4 pasien terkonfirmasi positif, dan 4 ODP dengan perburukan kondisi.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top