Muncul Kasus Baru Akankah Status Nunukan Menjadi Tranmisi Lokal Penularan Covid-19?

Nunukan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Keberadaan 24 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Nunukan Kalimantan Utara sebagaimana hasil dari spesimen swab yang dianalisir oleh Balai Besar Laboratorium dan Kesehatan (BBLK) Surabaya bisa jadi merubah status Nunukan menjadi daerah transmisi lokal.

Apalagi dari 15 sample terbaru ditemukan 2 remaja berusia 14 tahun terpapar corona, dan masuk kluster baru di luar kluster jamaah tabligh Gowa Sulawesi Selatan.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono mengatakan, penentuan Nunukan menjadi transmisi lokal menunggu keputusan Kementrian Kesehatan RI.

“Kita sudah melaporkan kronologis mereka ke Provinsi, apakah akan menjadi transmisi lokal, kita menunggu dua atau tiga hari ke depan keputusan Kemenkes” ujarnya, Minggu (19/04/2020).

2 remaja yang tercatat sebagai pelajar di Pesantren Nunukan tersebut menjadi kasus pertama penularan lokal, mereka merupakan kontak erat dengan 4 pasien positif dari kluster jamaah tabligh sebelumnya, sehingga terjadi penularan generasi kedua bahkan bisa jadi generasi ketiga yang memungkinkan status Nunukan menjadi area transmisi lokal.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan akan melacak/tracing siapa saja yang pernah kontak dengan pasien. Termasuk keluarga dan tetangga sekitar tempat tinggal.

“Nanti akan diinterview lagi. Ke mana saja dia pergi selama ini. Kita mulai tracing lebih jauh.” jelasnya.

Adapun keberadaan pasien yang positif, 12 orang masih di tempat karantina rusunawa dan 3 orang di RSUD yang sebelumnya berstatus PDP.

Perkembangan terbaru kasus Covid-19 Nunukan per 19 April 2020 pukul 14.00 WITA, tercatat 24 pasien terkonfirmasi positif, bertambah 15 dari sebelumnya.

Saat ini ada 20 sampel swab yang diterima Gugus Tugas Covid-19 Nunukan, selain 15 kasus positif, ada 5 spesimen yang negatif, masing-masing untuk JS (67), HR (42), BY (20), SK (43), DN (46).

“Kita jadwalkan pukul 17.00 WITA, mereka akan dipindahkan ke ruang isolasi RSUD Nunukan untuk menjalani therapy medis, untuk yang negatif akan kita berikan surat keterangan dan segera kita pulangkan.” kata Aris.(KU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *