Sejumlah Jamaah Tabligh di Nunukan Masih Aktif Berdakwah Door to Door

Nunukan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Masyarakat Nunukan Kalimantan Utara mengeluhkan masih aktifnya jamaah tabligh berkeliling rumah warga dan berdakwah dari rumah ke rumah.

Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Nunukan Aris Suyono mengatakan, masyarakat tak perlu terlalu khawatir.

“Tidak semua jamaah tabligh masuk ODP atau PDP,”ujarnya, Minggu (12/04/2020).

Tim gugus tugas telah melakukan tracing dan memastikan kontak erat pasien positif corona dari kluster tersebut ada dalam pengawasan dan dalam masa karantina di rusunawa Nunukan Selatan.

Sehingga di luar dari pada kluster jamaah tabligh yang di karantina, Aris mengaku tak bisa begitu saja melarang aktifitas dakwah mereka.

“Kita tidak bisa membatasi aktifitas mereka”katanya.

Sebuah gerakan muslim evangelis yang kerap mempromosikan dakwah dan lebih familier dikenal dengan jamaah tabligh kini menjadi perhatian khusus lapisan masyarakat.

Bagaimana tidak, pada 2 agenda akbar yang melibatkan ribuan jamaah tabligh, beberapa mereka terpapar virus corona pasca mengikuti kegiatan tersebut.

Dilaporkan sebanyak 790 orang di Malaysia positif terinfeksi virus corona setelah menghadiri acara religius di masjid Seri Petalling Kuala Lumpur.

Sementara di Brunei Darussalam, kasus infeksi dikonfirmasi sebanyak 50 orang. Di Kamboja, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam juga melaporkan warganya terinfeksi setelah acara besar di Kuala Lumpur.

Demikian pula acara ijtima jamaah tabligh dunia zona Asia 2020 di Pokkatto kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, banyak dari mereka terpapar Covid-19.

Di Nunukan Kalimantan Utara, 4 orang jamaah tabligh terkonfirmasi positif dan lebih 40 orang kluster jamaah tabligh sebelumnya dilakukan tracing karena diduga kuat sebagai kontak erat dengan para pasien positif Covid-19.

Mencermati fenomena tersebut wajar jika masyarakat phobia dan berharap jamaah tabligh sementara menghentikan aktifitas dakwah mendatangi rumah-rumah warga untuk mengajak salat jamah di masjid.

Data terbaru kasus corona di Nunukan per 12 April 2020 pukul 14.00 WITA, ODP sebanyak 43, OTG sebanyak 20 orang, dan PDP 5 orang.

Terdapat 13 orang di bangsal isolasi RSUD Nunukan (sebelumnya ditulis 16), dengan rincian 4 pasien terkonfirmasi positif, 5 PDP, dan 4 ODP dengan perburukan kondisi.(KU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *