Gugus Tugas Covid-19 Nunukan Targetkan Pemantauan Kesehatan 4.300 Lansia

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19/TGC Nunukan Kalimantan Utara mulai melaunching program Surveylan Aktif dan PANKESIA atau Pantau Kesehatan Lanjut Usia sebagai proteksi dan deteksi dini masyarakat di Nunukan.

Para lansia mendapat prioritas karena merupakan kelompok rentan terpapar virus corona, dalam program ini tim medis akan melakukan pemeriksaan berkala sekitar 4.300 lansia se-Kabupaten Nunukan.

‘’Program ini dilakukan untuk upaya melindungi kelompok beresiko, kita targetkan menemukan sepuluh ribu kasus selama dua bulan,’’ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Nunukan Aris Suyono, Senin (11/05/2020).

Untuk program surveylan aktif, tenaga medis di masing-masing puskesmas yang tersebar di 21 kecamatan yang ada akan melakukan penelusuran di lapangan, mereka akan mendeteksi semua penyakit laksana ISPA, untuk dilakukan skrening dan di rapid test, selanjutnya akan ada tindakan medis jika ditemukan gejala pneumoni ringan atau berat yang mengarah pada indikasi Covid-19.

Sementara untuk PANKESIA, tim medis akan menyambangi mereka door to door, memberikan edukasi tentang pengertian Covid-19, meningkatkan imunitas mereka dengan pemberian vitamin dan mendeteksi penyakit laksana ISPA untuk dilanjutkan dengan tindakan medis dalam penanggulangan dan pencegahan covid-19.

‘’Launching dilakukan simbolis, oleh ketua tim gugus tugas Covid-19 Nunukan, Bupati Hj.Asmin Laura Hafid di Puskesmas Sedadap, dan kita mulai hari ini,’’katanya.

Untuk penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di Nunukan, telah dilakukan kebijakan refocusing anggaran sebesar Rp.73 miliar, dan terbagi menjadi dua garis besar yang dipedomani, pertama untuk penanganan dampak sosial, ekonomi dan kesehatan Rp.40 miliar dan sisanya sekitar Rp.30 miliar digunakan untuk operasional yang dialokasikan untuk Dinas Kesehatan dan belanja tak terduga.

Sementara donasi yang masuk ke rekening gugus tugas Covid-19 Nunukan baik dari perusahaan, ASN dan masyarakat tercatat sejak April 2020 sebesar Rp. 477.791.000 dan pengeluaran di bulan yang sama tercatat sebesar Rp. 44.232.900, untuk saldo donasi bulan Mei 2020 tercatat sebesar Rp. 433.558.100 ditambah sejumlah donasi dari donator yang baru masuk sebesar Rp. 904.000, pengeluaran di bulan Mei sebesar Rp. 141.235.156 sehingga saldo yang ada saat ini sebesar Rp.293.580.749.

Perkembangan terbaru kasus Covid-19 di Nunukan 11 Mei 2020, 36 pasien konfirmasi, 15 pasien ditempatkan di bangsal khusus pemulihan di puskesmas Binusan dan 21 lain di bangsal isolasi RSUD Nunukan, ada 15 ODP, 107 OTG, dan 3 PDP, 1 orang menjalani therapy medis di RSUD Nunukan, 1 orang menjalani karantina mandiri di Seimanggaris dan 1 orang menjalani karantina terpusat di Rusunawa Nunukan Selatan.(KU).

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *