KSP Jelaskan Alasan Ada Opsi Geser Cuti Lebaran ke Idul Adha

Nasional

JAKARTA – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian, mengatakan salah satu alasan pemerintah menggeser cuti bersama lebaran atau Idul Fitri 2020 menjadi setelah Idul Adha karena melihat perkembangan kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Donny mengatakan, usul tersebut muncul setelah KSP mengkaji beberapa model yang dibuat oleh sejumlah lembaga. Kajian tersebut menunjukkan tren laju penyebaran Covid-19 membaik alias turun.

“Kami melihat ada kemungkinan ini akan segera melandai, tapi kan belum bisa dipastikan. Jadi, ini masih usul yang dalam prosesnya masih melihat dinamika di lapangan,” kata Donny saat dihubungi Tempo pada Senin, 4 Mei 2020.

Jika penyebaran Covid-19 masih tetap tinggi, kata Donny, maka cuti Lebaran tetap berlaku pada Desember. “Tapi kalau ini bisa lebih cepat, artinya kalau bulan Mei dan Juni ada kemajuan yang signifikan, ya bulan Juli bisa jadi satu opsi cuti Lebaran,” ujar dia.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, usul menggeser cuti Lebaran ke Idul Adha ini disampaikan oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Senin, 4 Mei 2020.

Lalu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta usul tersebut dikaji dan dipertimbangkan. “Jadi, ada dua opsi mengganti cuti Lebaran, yakni akhir Juli bertepatan Idul Adha dan akhir tahun atau Desember. Ini sedang dikaji KSP,” ujar Doni usai mengikuti rapat terbatas dengan presiden, Senin, 4 Mei 2020.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan menggeser cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dari Mei 2020 ke Desember 2020 akibat wabah Covid-19 yang terjadi di Tanah Air.

“Tambahan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri yang semula tanggal 26-29 Mei 2020, dicabut dan digeser ke akhir tahun pada tanggal 28-31 Desember 2020,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dikutip dari siaran pers, Kamis, 9 April 2020. (TEMPO.CO),

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *