Mayoritas Kasus Konfirmasi Positif Covid -19 di Nunukan Justru Bukan Pasien Kriteria PDP

Nunukan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Dominasi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebagai pasien konfirmasi positif ternyata tak berlaku di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, dari 35 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19, prosentase kriteria PDP hanya di angka 22,8 persen atau 8 kasus, sementara sisanya didominasi oleh Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan 42,8 persen atau 15 kasus, sisanya adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan prosentase 12 persen atau 12 kasus.

Dengan fakta ini tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 (TGC) Nunukan melakukan pengetatan dalam pemeriksaan OTG, setiap Puskesmas di semua kecamatan sudah diminta untuk melakukan rapid test dan berharap para pelaku karantina mandiri lebih disiplin dan mematuhi segala ketentuan kekarantinaan mandiri.

Juru bicara TGC Nunukan Aris Suyono mengatakan, sampai hari ini tercatat ada sekitar 74 OTG yang tengah dipantau, penyisiran terus dilakukan sambil mengoptimalkan pemeriksaan system rapid.

‘’Sampai saat ini kita sudah menemukan OTG dengan rapid tes positif 8 orang, 6 0rang kita ambil sample swab dan sisanya kita jadwalkan minggu depan,’’ ujar Aris (02/05/2020).

Dominasi ODP dan OTG seakan menjadi perhatian khusus dimana covid-19 menginfeksi tanpa kriteria medis tertentu, warning dan fakta ini membuat pemerintah secara intensif terus mengimbau agar masyarakat tetap social dan physical distance, selalu perhatikan kebersihan dan mencuci tangan pakai sabun.

Selain pengetatan kriteria ODP dan OTG, TGC Nunukan juga mengintensifkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan dari wilayah transmisi lokal, pada kurun 2020 tercatat sebanyak 1.682 orang, sementara yang sudah selesai dipantau sebanyak 1.311 orang atau 78 persen, sedangkan sisanya masih ada sekitar 371 orang.

‘’Dari pemantauan terakhir, ODR yang statusnya menjadi ODP sebanyak 4 orang,” jelas Aris.

ODR atau pelaku perjalanan dari wilayah transmisi lokal sebagaimana data yang disuguhkan TGC Nunukan, berasal dari sejumlah kota, masing-masing dari kota Yogyakarta sebanyak 37 persen, dari kota Makassar tercatat sebanyak 33 persen, dari kota Pare Pare Sulawesi Selatan sebanyak 9,9 persen, dari kota Surabaya sebanyak 9 persen, dari kota Balikpapan sebanyak 6 persen, dan dari kota Tarakan sebanyak 6 persen.

Pemantauan bahkan juga menyasar kepada tenaga medis, sampai hari ini Aris mengatakan ada 4 tenaga medis terpantau sebagai OTG.

‘’Sampai hari ini kita belum mendapat laporan hasil rapid test sejumlah tenaga medis di RSUD Nunukan,’’ lanjutnya.

Perkembangan kasus Covid-19 Nunukan sampai 02 Mei 2020 pukul 12.00 WITA, tercatat 35 pasien konfirmasi positif, 18 ODP, 74 OTG dan 2  PDP. (KU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *