Puskesmas Binusan Difungsikan, 14 Pasien Dipindahkan dari Ruang Isolasi RSUD Nunukan

Nunukan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19  Nunukan Kalimantan Utara memindahkan 14 pasien corona dari bangsal RSUD Nunukan, Jumat (08/05/2020). Pemindahan tersebut menimbang 14 pasien dari total keseluruhan 36 pasien corona Nunukan dinyatakan tidak memiliki perburukan kondisi dan dalam tahap pemulihan.

Juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19  Nunukan Aris Suyono mengatakan, 14 pasien dimaksud telah menunjukkan perubahan ke arah lebih baik, sehingga butuh tempat terpisah dari bangsal isolasi agar tidak terus terpapar dengan pasien yang belum pulih.

‘’Virulensi covid-19 cukup tinggi, jadi menjaga dari itu kita pindahkan mereka supaya terpisah, kita tempatkan di gedung Puskesmas Binusan’’ ujarnya.

Hingga hari ini belum ada pasien konfirmasi positif yang dinyatakan sembuh sejak pertama kali diumumkan tim gugus tugas penanganan Covid-19 Nunukan 02 April 2020 lalu.

Banyak faktor yang menyebabkan persoalan ini terjadi, diantaranya adalah rentang waktu pengiriman swab dengan segala kendala yang ada di perbatasan, Nunukan harus mengirimkan sampel swab ke Tarakan untuk diuji ketahanan banting sampel sebelum dikirim, petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara juga harus mengkoneksikan jadwal pesawat untuk mengirimkan sampel ke BBLK, diperkirakan butuh waktu 5 hari sampai sepekan untuk pengiriman.

Belum lagi antrean pengujian sampel menambah panjang durasi suspect sebelum dilakukan tindakan karantina, dan selama itu pula tidak ada yang tahu sudah berapa orang yang pernah melakukan kontak dengan suspect sehingga penularan akan semakin liar tak terkendali.

‘’RSUD juga belum memiliki tekanan negatif, alat medis yang disiapkan di bangsal isolasi meski tidak sama dengan syarat Menkes, setidaknya dibuat semirip mungkin dengan ketentuan spesifikasi itu,’’ jelas Aris beberapa waktu lalu.

Fasilitas bangsal isolasi RSUD Nunukan disiapkan sebanyak dua gedung dengan tiga ruangan berkapasitas total empat puluh tiga bed termasuk tiga bed untuk pasien yang terkomplikasi. Adapun tenaga medis yang disiapkan ada delapan orang dokter spesialis, tujuh orang dokter umum, perawat dan bidan sebanyak dua puluh delapan orang, dan cleaning service sebanyak empat orang.

‘’Dengan dipindahkannya empat belas pasien ke Binusan, pasien di bangsal isolasi RSUD Nunukan menjadi 22 orang,’’tegas Aris.(KU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *