Satu pemilik sabu dan dua positif pemakai sabu terjaring razia tim gabungan

 

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Saat dilakukan razia oleh tim gabungan jumat (29/12). Dari hasil razia satu orang terbukti memiliki sabu sedangkan dua orang lainya terbukti positif.
 
Lebih kurang 30 personil gabungan dari anggota Polres malinau, Kodim 0910 malinau, SGI dan Dinas Kesehatan malinau, yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Malinau AKP Nanang, melakukan apel siaga.
 
Tim gabungan bergerak dari Mapolres Malinau Jl. Pusat Pemerintahan desa malinau hulu Kabupaten Malinau, dengan sasaran awal karaoke hotel mahkota.
  
Dilokasi TKP Tim langsung melakukan pengetesan urin kepada semua pengunjung karaoke, namun tidak satupun pengunjung yang positif.
  
Lanjut tim bergerak ke Kost Rumah Tinggi gang mushola Al Marif Jl. Raja Pandhita RT 7 desa malinau hulu kabupaten malinau dan juga langsung melakukan tes urin kepada penghuni kost.
 
Dari hasil pengecekan didapati dua perempuan berinisial RS dan HRT merupakan penghuni kost, keduanya positif memakai sabu.
 
 Satunya lagi positif dan juga merupakan pemilik sabu yang berinisial AW alias B. Dari tangan AW didapati barang bukti 3 poket sabu bungkus kecil, 1 alat hisap (Bong), 4 buah pipet sedotan, 1 buah korek api gas.
  
Usai melakukan tes urin, tim gabungan menyeret ketiga tersangka ke Mapolres Malinau untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.
 
Adapun maksud diadakannya razia dalam rangka menjaga kondusifitas menjelang tahun baru 1 Januari 2018. Pelaksanaan pengecekan/razia diprioritaskan dalam pengecekan Narkotika dan tes urin.
  
Kasat Narkoba Polres Malinau AKP Nanang melalui telpon genggamnya minggu (31/12) kepada SWARAKALTARA.COM, menjelaskan,  memang dalam penanganan kasus narkoba dari 2016 dibandingkan tahun 2017 polres malinau mengalami peningkatan kasus narkoba. Walaupun tahun 2017 sendiri untuk barang bukti juga tidak begitu meningkat.
  
“Namun tahun ini, justru tim lebih banyak melakukan penvegahan baik melalui pintu – pintu yang kami curigai menjadi gerbang masuknya narkoba. Itu baik melalui sungai dari tarakan, nunukan dan KTT, pungkas AKP Nanang.
  
“Untuk itu memasuki pergantian tahun, kami tidak mau pergantian tahun ini digunakan atau dimanfaatkan menjadi ajang pesta narkoba, sehingga kami perketat razia di cafe – cafe, hotel dan rumah kost.
 
“ini kita lakukan tidak sendiri, kami bergerak bersama tim gabungan terdiri dari anggota Polres Malinau, Kodim Malinau, SGI dan juga kita libatkan dari dinas kesehatan untuk langsung melakukan tes urine di TKP, pungkas AKP Nanang. (suhedi/SK).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top