Danrem 091/ASN Kunjungi Malinau, “Pecat” Anggota Yang Terlibat Narkoba

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Kunjungan kerja Danrem 091/ASN Brigjend TNI Irham Waroihan,S.Sos beserta rombongan ke Kabupaten Malinau dalam rangka mengunjungi Makodim 0910 Kabupaten Malinau dan Kout pamtas 141/AJYP di sambut Jajar Kehormatan Kamis (18/1).

Hadir dalam rombongan Danrem 091/Asn Brigjen TNI Irham Waroihan S,sos beserta ibu Yuni Irham, Kasi intel Rem 091/Asn (Letkol Inf. Eko Priyanto) beserta ibu, Ibu Kasrem (Ny. Frengki E. Riewpassa), Ibu Kasi Ter rem, Ibu Kasi Log rem, Ibu Dandim 0901/Smd, Ibu Dan Den Zibang, Kapenrem (Mayor Czi. Gatut), Adc Danrem (Serda Bagus), Sertu Sam

uri (Penrem), Serda Murdianto (Penrem), Praka Romi (Penrem).

Danrem 091/ASN dan rombongan tiba di Makodim 0910/Mln jl. Pusat pemerintahan Desa Malinau Hulu Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan utara, untuk menerima paparan dari Dandim 0910 Malinau Letkol Inf. Yudha Sandi Purwana,S.IP.

Pada kesempatan dalam forum Danrem 091/Asn Brigjen TNI Irham Waroihan S,sos, mengatakan saya selaku Komandan Korem akan memenuhi dislokasi pasukan yang kurang di Kodim 0910 Malinau. dan jangan sekali-kali saya mendengar prajurit Kodim 0910 malinau ada yang terkena kasus Narkoba.

Kemudian bagi prajurit Kodim 0910 malinau yang akan melaksanakan UKP harus benar-benar mempersiapkan diri dan banyak berlatih. Untuk saya juga berharap kepada seluruh prajurit agar jangan melakukan pelanggaran sekecil apapun dan jaga nama baik satuan.

Usai acara kepada wartawan Danrem 091/Asn Brigjen TNI Irham Waroihan S,sos menjelaskan, terkait dengan kunjungan ini, memang sudah saya jadwalkan, jauh hari sudah saya perintahkan kepada staf bahwa saya ingin mengunjungi kabupaten malinau dan juga satgasnya.

Kunjungan Danrem 091ASN Brigjend TNI Irham Waroihan,S.Sos Ke Makodim 0910 Malinau, di sambut dengan Jajar Kehormatan

“mengingat bahwa saya membawahi dua satgas pam perbatasan, yang pertama di nunukan sektor timur, dan sektor barat ada batalyon 141, dan yang menariknya ini membawahi tiga kabupaten dengan perbatasan yang sangat panjang lebih kurang 754 km, pungkas Irham Waroihan.

Tiga kabupaten tersebut yaitu kabupaten malinau, kabupaten mahulu dan kabupaten nunukan, jadi memang diantara kedua kabupaten ini yang paling berat ada di kabupaten malinau.

Disinggung mengenai usahanya dalam memerangi narkoba, Danrem 091/Asn Brigjen TNI Irham Waroihan S,sos menjelaskan, “jika kita akan membersihkan narkoba, tentu kita bersihkan dulu alatnya yaitu rekan – rekan BNN, Kepolisian dan termasuk TNI, sebab kita juga membantu Kamtibmas.

“Panglima TNI tegas kitapun juga tegas dalam memerangi narkoba, bukan lagi bahasa ini loh bahayanya narkoba itu sudah lewat jamannya. Sekarang ini adalah konsesus, “ kamu pakai narkoba, tes urine positif berarti pidana dan proses kita lakukan pemecatan, imbuhnya.

Dan alhamdulillah anggota kita setelah dilakukan tes urine negativ semua. Nah “sekarang saya tingkatkan, kamu membiarkan ada perdagangan narkoba itu akan lebih berat, pasti kita pecat, ungkapnya.

Kita bersyukur di nunukan banyak sekali satgas kita membongkar peredaran narkoba, bekerjasama dengan BNN, kepolisian untuk mengorek informasi sebanyak mungkin, dan terakhir puncaknya polres bisa menggagalkan lebih kurang 800 gram sabu, luarbiasa pungkas Brigjen TNI Irham Waroihan S,sos. (EZI/REDAKSI/SK).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top