Danrem 091/Asn Pimpin Korps Raport Kasi Ren, Serta Sertijab Dandim Malinau dan Dandim Tenggarong

SAMARINDA, SWARAKALTARA.COM – Danrem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Irham Waroihan bertindak sebagai inspektur upacara pada Korps raport Kasi Ren (Kepala Seksi Perencanaan) Korem 091/ASN Letkol Kav Eko Agus Nugroho S.I.P sekaligus melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Dandim 0906/Tenggarong Letkol Inf Jansen P. Nainggolan,M.Sc kepada Letkol Czi Bayu Kurniawan S.E dan Sertijab Dandim 0910/Malinau Letkol Inf Yudha Sandi Purwana,S.I.P kepada Letkol Kav Yudi Suryatin,S.I.P di Hall Makorem Jln.Gajah Mada Nomor 11 Samarinda Kalimantan Timur, Kamis (15/2).

Penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan komandan serta penyerahan tongkat komando dilakukan Danrem 091/ASN, dan penandatanganan naskah serah terima jabatan komandan serta pembacaan penandatanganan Pakta Integritas.

Kemudain acara dilanjutkan tradisi penciuman Dhuaja Korem 091/ASN oleh masing-masing pejabat baru maupun mantan pejabat lama.

Dalam perjalanan karir diketahui bahwa, Letkol Kav Eko Agus Nugroho S.I.P sebelumnya menjabat Waas Ren Kodam III/Siliwangi, sementara Letkol Inf Jansen P. Nainggolan,M.Sc sebelumnya sebagai Dandim 0906/Tenggarong dan sekarang menduduki jabatan baru sebagai Waaster Kasdam VI/Mulawarman, kemudian Letkol Inf Yudha Sandi Purwana, S.I.P sebelumnya sebagai Dandim 0910/Malinau dan sekarang menjabat sebagai Kaspri Pangkostrad.

Danrem 091/ASN Brigjen TNI Irham Waroihan pada sambutannya mengatakan, jabatan Kasi Ren mempunyai tugas dan tanggung jawab merencanakan, mengatur, membina, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan tugas perencanaan usulan rencana kerja anggaran dan penyusunan laporan.

“Sedangkan untuk kondisi dan situasi wilayah Kodim 0906/Tenggarong dan Kodim 0910/Malinau, saya ketahui relatif kondusif dan aman, ini merupakan cermin dari kerja sama semua instansi terkait yang telah berjalan dengan baik.”

Akan tetapi ada beberapa permasalahan yang perlu dijadikan atensi di antaranya masalah narkoba, jika ada anggota yang terlibat masalah tersebut saya ingatkan kembali, tidak ada ampun dan saya proses hukum dan pemecatan tidak secara hormat”, tandas Irham. 

Lanjut Irham Waroihan menambahkan, netralitas TNI sangat diperlukan pada Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018 ini, mengingat ada 171 daerah tersebut yang terbagi menjadi 17 Provinsi, 39 kota, dan 115 Kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada pada tahun 2018.

Termasuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Pilkada Bupati dan Wabup Penajam Paser Utara  (PPU) serta Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Kota Tarakan.

“Saya menghimbau, agar tugas TNI menjaga pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, sehingga dapat berjalan lancar, dan tidak ada hal-hal yang mengganggu stabilitas nasional.”

Walaupun TNI tidak memilih, namun kita masih harus menyiapkan diri untuk membantu keamanan, agar Pilkada serentak bisa berjalan lancar, aman, damai dan stabilitas nasional tetap terjaga, jelasnya. (ezi/sk)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top