Sekda Malinau Buka Acara Uji Konpetensi dan Sertifikasi OAB

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau buka acara uji kompetensi dan sertifikasi operator alat berat untuk Kabupaten Malinau dan Kabupaten Bulungan yang di laksanakan di ruang pertemuan kantor Dinas Pekerjaan Umum tanjung belimbing Kabupaten Malinau (2/7).

Uji konpetensi dan sertifikasi operator alat berat yang dilaksakan ini di buka oleh Bupati Malinau yang di wakili Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Hendris Damus MS,i.

Sekda Malinau Hendris Damus, MSi saat bacakan penyampaian Bupati Malinau (foto, ezi/sk)

Pelaksanaan uji konpetensi dan sertifikasi operator alat berat ini bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Malinau, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bulungan dan Lemabaga Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi Kalimantan Utara.

Hadir dalam pembukaan uji konpetensi dan sertifikasi operator alat berat Kepala Balai Material dan Peralatan Konstruksi Z. Tolhas P. Sidabutar DIPLUM MM, Direktur Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PERA) Ir. Ober Gultom, MT, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin Ir. Mudi Sanger, MSi. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XII, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Kalimantan Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Hendris Damus, MSi, Kepala Dinas PU-PERA PERKIM Malinau dan Kepala Dinas PU-PERA PERKIM Kabupaten Bulungan.

Sekda Malinau Hendris Damus saat foto bareng dengan Direktorat Jenderal Kementrian PU-PERA Pusat, usai membuka acara uji kompetensi dan sertifikasi operator alat berat. (2/7).

Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau telah mengalokasikan anggaran pada Tahun 2018 ini, berupa pengadaan alat berat yang diperuntukkan guna penanganan dan pemeliharaan jalan dalam wilayah Kabupaten Malinau seperti Excavator (1 unit), Motor Grader (1 unit), Vibrator Roller (1 unit) dan Lowboy Truck (1 unit) yang masih dalam proses E -Katalok serta beberapa kendaraan dan peralatan sebagai pendukung operasional Dinas PUPR-PERKIM Kabupaten Malinau, hal ini di maksudkan agar ruas – ruas jalan yang sudah dibuka baik itu jalan Tani dan Jalan Umum lainnya, ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Hendris Damus, MSi, mewakili penyampaian Bupati Malinau.

Diadakannya uji kompetensi dan sertifikasi operator alat berat ini sungguh sangat membantu kami untuk dapat menghasilkan tenaga operator yang terlatih, terampil dan bersertifikat sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri.

“ini bertujuan meningkatkan kompetensi sehingga tercapai output yang optimal serta Infrastruktur dapat mendorong perekonomian semakin maju sesuai dengan 3 (tiga) program unggulan yaitu, RT Bersih, Beras Daerah (Rasda) dan wajib belar 16 Tahun, yang mendorong perekonomian semakin maju dan memajukan bumi intimung yang kita cintai ini, imbuhnya.

Berdasarkan kajian kita kekurangan operator lebih kurang 100 ribu orang, ungkap Direktorat Jendral Bina Konstruksi Kementrian PU-PERA Ober gultom kepada wartawan.

Kemudian khusus wilayah perbatasan Kalimantan dan Papua termasuk tempat tempat strategis, pemerintah pusat memberikan satu stimulan kepada PU-PERA dalam rangka mendukung kesediaan SDM yang standar, berkompeten sehingga dapat dipakai baik dalam negeri maupun luar negeri, sebagai daerah perbatasan ini kita berikan satu standarisasi berupa sertifikat, yang nantinya program ini akan berkelanjutan di lakukan di kabupaten lainya.

Dengan begitu ada peningkatan pada daerah kita terhadap hal-hal yang mendasar kepada pembangunan daerah, antara lain kesiapan SDM yang handal, kesiapan material yang berkualitas, kesiapan mesin peralatan standar dan metode yang standar, imbuhnya.

Lanjut Ober menjelasakan, khusus wilayah perbatasan baru kali ini kita laksanakan dan kali ini di Malinau, karena wilayah perbatasan ini sangat di genjot pembangunan baik pwmbangunan jalan, pengairan sehingga pemerintah pusat memberikan perhatian dalam bentuk SDM khususnya konpetensi alat berat, ungkap Ober.

“kepada Bupati saya juga menyampaikan untuk kontraktor lokal atau kecil baik di kecamatan agar dapat memiliki standar ini, dan dapat kita latih sehingga dapat sertifikasi, dan sertifikat yang dikeluarkan ini wajib dimiliki oleh operator daerah. Pungkas Ober Gultom.

Sebagai pesan saya kata Gultom, ini merupakan tugas pemerintah daerah sesuai yang aturan undang-undang yaitu menertipkan, memberikan dan membina tenaga kerja operator ini, pungkas Ober Gultom. (ezi/sk).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top