SMP-N 3 Malinau Kota Persiapkan Expo Seni Budaya Dalam Rangka Menyambut Perayaan HUT RI ke 73,

Malinau, SWARAKALTARA.COM – SMP Negeri 3 Malinau Kota merupakan satu diantaranya sekolah yang menerapkan 5 hari belajar dan Kurikulum 13 (K13) yang pada saat ini sedang mempersiapkan Expo Seni Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT – RI) yang hingga 73 tahun.

Bentuk persiapan yang dilakukan SMP 3 Malinau Kota salah satunya pembangunan 4 unit gazebo yang merupakan bantuan perusahaan tambang di malinau imbuh Kepala Sekolah SMP-N 3 Malinau Kota, Elisa Selutan. S.Th, M.Pd kepada SWARAKALTARA.COM Senin (6/8) di ruang kerjanya Desa Tanjung Kranjang Kecamatan Malinau Kota Kabupaten Malinau.

Foto, Keberadaan Murid Sekolah SMP Negeri 3 Malinau Kota, Saat Makan Bekal Dari Rumah Dan Juga Mengolah Mie Instan Yang Di Olah Sendiri Ditambah Nasi Gratis Yang Disediakan Sekolah (foto,ezi/sk).

“Kami juga mempersiapkan pelaksanaan kegiatan internal dan melibatkan atau mengundang beberapa sekolah luar di Kabupaten Malinau, untuk berpartisipasi dalam festival yang akan dilaksanakan.”

Untuk kegiatan internal akan dilaksanakan antara lain paduan suara tingkat kelas, vocal grup, solois, lari karung, panjat pinang dan banyak hal. Kita juga akan mengundang sekolah – sekolah di seputaran malinau, Kecamatan Malinau Utara, Malinau Kota, Malinau Barat dan Mentarang untuk turut serta dalam kegiatan yang akan kita laksanakan dan ini khusus untuk lomba tari kreasi, Kata Elisa.

“Tari kreasi ini berpedoman pada tari dasar tradisional kita yaitu tari-tarian dayak yang dimiliki oleh daerah Kabupaten Malinau.

Lanjut Elisa mengatan, tujuan pelaksanaan acara ini tentunya untuk memeriahkan HUT – RI yang ke 73 disamping itu kita juga bertujuan membentuk membina mental spiritual anak-anak muda, kreativitas mereka sebagaimana mereka dapat berinovasi, berkreasi didalam mengisi hari-hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Selanjutnya bagaimana dalam momen ini kita bisa mempromosikan dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa SMP-N 3 Malinau Kota ini memiliki semangat yang luar biasa yang menjunjung tinggi nilai – nilai hakiki kemerdekaan tersebut.

Kita sadari SMP-N 3 Malinau Kota ini masih tidak dikenal oleh masyarakat luas, untuk itu ketika saya ditugaskan oleh Pemerintah Daerah menjadi kepala sekolah disini, saya ingin menyampaikan bahwa selain SMP 1 dan SMP 2 ada juga SMP-N 3 di Malinau Kota ini, dan dengan waktu kurang lebih dua tahun saya menjabat, SMP-N 3 Malinau Kota sudah mulai di kenal dan di ketahui masyarakat, ungkap Elisa Selutan.

Terlihat dari fakta lanjut Elisa, Tahun pertama saya masuk disini jumlah siswa ada 90 dengan kondisi 3 kelas, memasuki tahun kedua jumlah siswa mencapai 120 orang dengan 4 kelas dan saya yakin tahun ini SMP-N 3 Malinau Kota ini berpotensi menjadi 5 kelas, ini adalah salah satu dampak bagaimana kita mempromosikan sekolah ini, salah satunya dengan mengadakan kegiatan – kegiatan seperti yang akan kita laksanakan ini, ujarnya.

Foto, SMP Negeri 3 Malinau Kota, Desa Tanjung Keranjang Malinau Kota.

“untuk itu apa yang akan kita laksanakan ini, saya berharap kepada orang tua murid agar mendukung sepenuhnya seluruh kegiatan yang ada di SMP-N 3 Malinau Kota ini, karena kegiatan yang akan kiita lakukan yakni sebuah kegiatan yang nantinya akan membentuk mental anak-anak supaya mereka menjadi individu yang kreatif, sehingga mereka terhindar dari kegiatan-kegiatan yang buruk seperti miras, isap lem dan narkoba sebagaimana keinginan saya untuk menciptakan sekolah ini menjadi sekolah yang aman, nyaman dan kondusif serta saya berupaya meningkatkan proses pendidikan yang ada sesuai dengan visi yaitu mewujudkan sekolah ini unggul dalam bidang sumber daya manusia.

Saya berharap dengan perubahan-perubahan yang ada, dua tahun saya ada disini kelihatan dari sisi akademika ada sebuah peningkat nilai secara siknifikan, dengan melihat prestasi murid yang ada, saya berharap dukungan orang tua murid juga penuh bahwa kegiatan yang dilakukan sekolah ini adalah membentuk anak-anak mereka menjadi pribadi yang unggul, unggul secara intelektual dan unggul secara karakter mereka dan ini yang kita dorong untuk diketahui orang tua mereka, untuk itu saya berharap dengan sinergisitas yang ada kita bangun generasi kita menjadi generasi unggul, ujarnya.

Salah satunya di sekolah ini bagaimana kita membangun kemandirian anak-anak dan sudah menjadi tradisi murid-murid sekolah SMP-N 3 Malinau kota ini juga ketika jam istirahat mereka makan disekolah dengan membawa makanan dari rumah, selain itu pihak sekolah juga melalui koperasi sekolah menyediakan nasi gratis.

“jadi anak sekolah yang kebetulan tidak membawa makanan dari rumah, mereka tinggal membeli mie instan masak di ruang koperasi dengan dipandu guru, kemudian mereka makan sudah disediakan nasi gratis, ungkap Elisa.

Untuk itu saya berharap kepada Pemerintah agar dapat memberikan perhatian yang baik terhadap SMP-N 3 ini, namun bukan dikatakan saya cemburu dengan sekolah lain yang selalu mendapatkan sarana dan prasarana, namun yang perlu diketahui SMP-N 3 sampai saat ini belum pernah mendapatkan bantuan-bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah, dibilang pengajuan itu sudah kita lakukan pengajuan menurut proses yang dibenarkan untuk mendapatkan bantuan sara dan prasarana, tetapi sampai saat ini belum ada yang disetujui.

“jika kita perhatikan keberadaan ruang kelas sangat memprihatinkan dan sangat berpengaruh terhadapa semangat belajar anak-anak disini, ini yang menjadi tantangan bagaimana kita memacu semangat mereka, untuk itu saya berharap pemerintah dapat memperhataikan dan memberikan bantuan sarana dan prasara seperti yang sudah dilakukan terhadap sekolah-sekolah yang lain, pungkas Elisa. (ezi/sk).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top