Direktur Poltek : Demo Mahasiswa Poltek Salah Sasaran

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Lebih kurang tiga puluhan Mahasiswa Politeknik (Poltek) lakukan aksi demo terkait protes masalah Akreditasi Poltek, senin (21/1) dihalaman Poltek Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau.

Aksi mahasiswa berlanjut selasa (22/1) dengan tuntutan meminta kejelasan  masalah Akreditasi.

Koordinator Lapangan M. Ikbal Chadiri kepada kami menyampaikan tuntutan terkait akreditasi, ungkap Direktur Poltek Silvanus Jufri Bangguna kepada SWARAKALTARA.COM

Aksi demo mahasiswa poltek menuntut kejelasan akreditasi jurusan managemen informatika dan jurusan budidaya tanaman perkebunan

Masalah akreditasi ini masih dalam proses dan masih dalam tahap penugasan.

“Proses akreditasi ini sedang dalam proses penugasan”.

Sebagai pimpinan kami tidak dapat pastikan prosesnya, kami sudah coba hubungi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan jawabannya, ini harus disesuaikan dengan SOP. Jadi menurut saya seharusnya jika terjadi hal ini mahasiswa harusnya menuntut ke BAN PT dan saya yang ada di depan, bukannya mereka menuntut ke Poltek, ungkap Jufri.

Mahasiswa poltek aksi dengan bakar ban

Dan saya sudah jelaskan ke mahasiswa namun kelihatannya masiswa yang berdemo tersebut tidak mau mendengarkan bahkan memaksakan meminta kepastian kepada kami, ini demo salah sasaran, timpalnya.

Saran saya mahasiswa harus sabar sesuai prosedur yang ada, karena ini juga masih melalui proses, perlu diketahui se indonesia yang dalam proses akreditasi itu ada tiga ribuan sekolah. Dan proses ini juga tidak mudah tidak dapat ditentukan waktunya, yang terpenting poltek sudah melakukan pengiriman berkas Borang Akreditasi, jelas Jufri.

BAUK Poltek Malinau Oktrianus Carles, ST, M.Si dampak dari demo kemaren saya sangat sayangkan ada oknum yang viralkan di medsos. Bahkan ada statement yang mengatakan “ini politik kotor, ada apa dengan politeknik” ungkap Carles menirukan.

Kelompok aksi saat mendengarkan penjelasan terkait tuntutan nya

Dalam kenyataannya apa yang mereka sampaikan murni tuntutan terkait akreditasi, ini kalaupun ada bahasa bahasa yang keluar karena ini luapan emosi mahasiswa.

Intinya tidak ada satupun mahasiswa demo yang mengatakan kampus ini tempat berpolitik. Apalagi sampai mengatakan politik kotor, dan jika ada yang mengatakan seperti itu, ini sudah menyangkut lembaga, berarti sudah merendahkan lembaga ini.

Dewan Pembina SWARAKALTARA.COM Elisa Selutan, S.Th, M.Pd menanggapi kisruh di sosmed dampak dari demo kemaren, ini harus di klarifikasi jangan menjadi penggiringan opini yang tidak benar di mata publik.

FPPM saat lakukan klarifikasi terkait tuntuntan mahasiswa dan berita yang berkembang di medsos

Mengingat poltek ini adalah lembaga pendidikan dan juga merupakan aset Kabupaten Malinau, sehingga kita patut menjaga dan memeliharanya.

Disampaikan Elisa Selutan yang juga Koordinator Forum Pemuda Peduli Malinau (FPPM), kehadiran kami di poltek ini selain ingin melihat secara langsung apakah tuntutan mahasiswa melalui demo seperti yang dibicarakan di medsos atau tidak faktanya apa yang diungkap di medsos tidak benar.

Ini juga sebagai wujud nyata kepedulian serta solidaritas kami dalam menjaga aset kebanggaan Malinau, timpal Elisa. (ezi/sk).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top