PDAM Nunukan Kuras 5 IPA, Distribusi Air Bakal Terganggu

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan Kalimantan Utara menguras 5 Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk menjaga kualitas dan higienisme air olahan untuk masyarakat.

Kepala Bidang tekhnik PDAM Nunukan Sulianto menjelaskan, distribusi air ke pelanggan yang selama ini minim dan terpaksa dilakukan kebijakan zonasi akibat kekeringan yang melanda Nunukan untuk sementara harus terhenti sampai pengurasan selesai dilakukan.

“Ada 5 IPA yang kita kuras, itu kegiatan rutin dan berkala karena kita harus memperhatikan mutu air,”ujarnya, Selasa (24/02/2020).

Namun demikian, tidak semua jaringan bakal macet total, jaringan tertentu yang bermuara pada IPA yang tengah dikuras sajalah yang pendistribusiannya berhenti.

5 IPA yang dikuras masing-masing IPA Persemaian, IPA Pasir Putih, IPA Sungai Bilal, IPA Binusan dan IPA Mamolo. Pengurasan dilakukan selama 2 hari dimulai Selasa 25 Februari sampai Rabu 26 Februari 2020, dalam sekali pengurasan, petugas PDAM membutuhkan waktu setidaknya sekitar 8 jam.

“Kita mohon maaf apabila kegiatan ini mengakibatkan ketidak nyamanan dikala masyarakat tengah krisis air, tapi ini adalah demi menjaga kualitas dan sudah kewajiban kami menjamin suply air yang bermutu,”katanya.

Sejauh ini, persediaan air baku di Nunukan memang mengkhawatirkan, hampir 90 persen air baku bergantung dengan hujan sementara kondisi hutan lindung yang berubah menjadi kavlingan dan lahan sawit berimbas pengeringan sungai, jika dalam waktu dekat tak terjadi hujan, kondisi kekeringan akan berkepanjangan. (KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top