Modal Latihan Menembak di Dapur, Siswi SMA Nunukan Tembus PON Papua 2020

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Igusti Arinda Putri siswi SMAN I Nunukan Selatan Kalimantan Utara berhasil menembus kasta Pekan Olah Raga Nasional (PON) Papua 2020.

Putri pasangan Hardi dan Muntini ini mencatatkan skor gemilang saat kualifikasi, Putri terverifikasi sebagai salah satu terbaik dan lolos sistem MQS (minimum qualification score), kalau sudah mencapai skor tertentu atlet berhak memiliki kesempatan untuk ikut PON 2020.

Ayahanda Putri, Hardi cukup bersyukur atas capaian putrinya, bakat dan kemampuan menembak dikatakan murni kemauan Putri, dan ia sebagai orang tua akan selalu memberikan support.

“Selama ini Putri berlatih di dapur rumah, karena sering membawa pulang juara, sedikit-sedikit saya bangun lapangan indoor untuk tempat latihan Putri menembak,”ujar Hardi, Kamis (12/02/2020).

Prestasi Putri tak hanya di bidang membidik sasaran, dalam nilai akademik, Putri bahkan menyabet juara Olympiade Sains Nasional Kaltara beberapa waktu lalu.

Bakat yang ada inipun terus diasah, di bidang olah raga menembak, Putri memiliki catatan mentereng dengan merebut perak pada kejuaraan menembak Lily Sampurno Jakarta dan membawa pulang perunggu di kejuaraan menembak nasional Bandung Jawa Barat.

“Dari PB Perbakin pusat sudah dirilis nama-nama yang lolos PON, nama Igustin Arinda Putri ada tercantum, untuk selanjutnya kita berharap kepedulian semua pihak, semoga Putri dan atlet Nunukan bisa menjadi juara,”katanya.

Bidikan Putri ke arah target sasaran dengan akurasi maksimal di ajang PON 2020 Papua tentu ditunggu semua masyarakat Nunukan dan Kaltara.

Di event tersebut, nama Igusti Arinda Putri akan ada di kelas 10 m Air Rifle Women, lesatan peluru dari jenis senapan Feinwerkbau (FWB) M800 made in German yang selama ini dipakai Putri diharap membawa pulang emas di ajang bergengsi ini.

“Bicara kendala mungkin lebih ke arah umur senjata milik Putri, karena sudah lama, sering terjadi masalah dan harapan kami pemerintah bisa memperhatikan ini, atau membelikan yang baru untuk digunakan di PON,”lanjut Hardi.

Kendala lain adalah KONI Nunukan mengaku baru menerima 2 surat resmi berisi nama atlet Nunukan yang berlaga di PON 2020 Papua, masing-masing, Khoirul Azan di cabor Taekwondo dan Sabri di cabor Panjat tebing.

Ketua KONI Nunukan Muhammad Thoyib mengatakan, pihaknya masih menunggu surat resmi yang menjadi rekomendasi keberangkatan atlet menembak Nunukan di pesta PON 2020.

“Kita berharap cabor menembak ikut berangkat, tapi kita belum dapat surat resmi, kita masih menunggu,”katanya.

PON 2020 akan dilaksanakan bulan Oktober di tiga daerah di Papua yaitu Kotamadya Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mimika.

Ada 37 cabang olah raga yang diperlombakan, dimana kegiatan akbar ini dipusatkan di stadion Papua Bangkit. (KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top