Seorang Komisioner KPU Nunukan Isolasi Diri Pasca Lakukan Kontak Dengan Pasien Positif Corona

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan Kalimantan Utara lakukan isolasi mandiri pasca lakukan kontak dengan pasien Covid-19 saat bertugas ke Jakarta.

Ketua Komisioner KPU Nunukan, Rahman, S.P mengatakan, rekannya diduga pernah satu ruangan di hotel JW Marriot saat menghadiri rapat divisi data minggu lalu.

“Kebetulan saat itu beliau berada di kegiatan yang sama dengan yang positif corona itu, kita tetap ikuti SOP pemerintah, siapa saja yang melakukan perjalanan tugas ke luar daerah harus memeriksakan diri, jangan langsung ngantor, dan itu dilakukan rekan kami, dan sudah saya minta yang bersangkutan mengisolasi diri.”ujarnya, Kamis (26/03/2020).

Rahman juga membenarkan rekannya sempat melakukan pelantikan PPS di kecamatan Lumbis, namun ia mengatakan, kondisi tubuh yang bersangkutan terus dipantau tenaga medis dan mendapat pemeriksaan di setiap pintu masuk pelabuhan.

“Setiap kecamatan itu ada pengukur suhu juga, saat itu saya tanyakan temperatur suhunya 34 derajat”jawabnya.

Adanya kontak dengan pasien corona baru diketahui Jumat 20 Maret 2020, dimana satu Komisioner Divisi Data KPU Kabupaten Kutai Kartanegara sudah dinyatakan positif Covid-19.

Komisioner dimaksud terdeteksi positif usai menghadiri rapat di Jakarta, pada 9 Maret sampai 11 Maret 2020 lalu di JW Marriott, gedung yang sama dan kegiatan yang sama dihadiri oleh komisioner KPU Nunukan divisi data.

“Dinas kesehatan sudah melakukan pemantauan, kondisinya baik tapi dia harus tetap di rumah isolasi mandiri sampai 14 hari, itu yang saya instruksikan ke beliau,”lanjut Rahman.

Ia menegaskan dirinya intens memantau kondisi para pegawai di KPU, sempat ia meminta salah satu staf KPU yang mengeluhkan gangguan tenggorokan dan sesak nafas, ternyata ia terkena radang tenggorokan akibat terlalu banyak merokok.

“Yang bersangkutan sempat ngantor, saya minta petugas TGC penanganan corona Nunukan semprotkan disinfektan waktu itu belum ada, akhirnya saya minta PMI semprot kantor dan hari ini akan dilakukan penyemprotan,”katanya.

Rahman juga memastikan segala sesuatu ataupun gejala yang terindikasi ke arah corona tetap melakukan antisipasi dan pencegahan semaksimal mungkin. (KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top