1 Pasien Suspek Corona di RSUD Nunukan Meninggal Dunia

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Seorang pasien penghuni bangsal isolasi RSUD Nunukan Kalimantan Utara meninggal dunia, Rabu (09/04) sekitar pukul 23.00 WITA.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono membenarkan informasi tersebut.

“Kita nunggu sample swab, nanti pas pers rilis ¬†dijelaskan,”ujarnya, Kamis (09/04/2020).

Hasil penelusuran media ini, pasien yang meninggal berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yaitu seorang laki laki dari kecamatan Lumbis berusia 60 tahun. Dan saat ini masih berada di kamar jenazah RSUD Nunukan.

Pasien mulai masuk RSUD Nunukan 30 Maret dan dialihkan ke bangsal isolasi dengan gejala mirip Covid-19, demam, sesak, batuk yang mengarah ke pneumonia.

Pasien juga memiliki riwayat sakit kulit dan dirawat di RSUD Tarakan sebelum akhirnya pulang dan dibawa ke RSUD Nunukan dengan kondisi tersebut diatas.

Keluarga pasien juga telah menyerahkan sepenuhnya ke paramedis untuk penanganan, kremasi dan penguburan.

Dikonfirmasi permasalahan ini Direktur RSUD Nunukan dr.Dulman Sp.Og menjawab, bahwa jenazah PDP diberlakukan sebagaimana protokol penanganan jenazah suspek covid-19.

“Pasien kita berlakukan sebagaimana SOP penanganan jenazah suspek corona, keluarga sudah menyerahkan penanganan jenazah kepada RSUD, kita masih kirimkan swab, semoga saja hasilnya negatif,”katanya.

Dengan kematian 1 penghuni bangsal isolasi RSUD Nunukan, kini bangunan tersebut terisi 13 pasien, 5 PDP, 4 Positif dan 4 ODP dengan perburukan kondisi.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top