Kebakaran Lahan 11 Ha, Polisi Amankan Seorang Diduga Pelaku

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Kepolisian Resor Nunukan Kalimantan Utara mengamankan Maximus Kopong (42) warga jalan Antasari Rt.01 kelurahan Selisun Nunukan Kalimantan Utara, Selasa (14/04/2020).

Maximus diduga menjadi pelaku pembakaran lahan di Jalan Bukit Cinta Kelurahan Nunukan Tengah yang terjadi sekitar pukul 18.00 WITA, kemarin.

Kaur Sub Bagian Humas Mapolres Nunukan Iptu Muhammad Karyadi mengungkapkan, sebelum kebakaran terjadi  pelaku sedang membersihkan lahan miliknya sambil merokok.

“Rokok tersebut pelaku simpan diatas batang kayu yang kemudian terjatuh dikarenakan tertiup angin sehingga menyebabkan terbakarnya daun-daun yang kering.” ujarnya, Rabu (15/04/2020).

Pelaku lalu berusaha mematikan api dengan menyiramnya, karena api merambat begitu cepat, percobaan pemadaman akhirnya melibatkan orang tua dan anak-anak pelaku.

Setelah dirasa sudah padam sepenuhnya, pelaku meninggalkan bekas api tersebut dalam keadaan berasap.

Sekitar pukul 17.00 WITA, pelaku terkejut melihat api sudah membesar dan sudah tidak bisa dipadamkan lagi.

“Akhirnya sekitar 11.064 hektar lahan terbakar akibat kelalaian tersebut,” katanya.

Perilaku membakar lahan, sudah pernah pelaku lakukan sebelumnya, tercatat Sabtu 12 April 2020 sekitar pukul 16.00 WITA pelaku membakar bekas rintisan di kebunnya yang akan ditanami pohon singkong dan pada saat itu api tersebut berhasil dipadamkan oleh pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan tindak pidana Pasal 108 Jo Pasal 69 ayat (1) Huruf “h” Subsider Pasal 98 ayat (1) UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolahan lingkungan hidup subsider Pasal 188 KUH Pidana.

“Kita amankan barang bukti berupa satu buah korek api gas warna kuning, saat ini kita masih lakukan penyelidikan.”kata Karyadi.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top