Sebanyak 29 Penumpang KM Bukit Siguntang Diminta Isolasi Mandiri

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Kedatangan kapal PT.Pelni KM Bukit Siguntang ke Nunukan Kalimantan Utara menjadi satu isu yang menjadi perhatian masyarakat.

Terlebih beberapa penumpang KM.Bukit Siguntang disinyalir pernah naik KM.Lambelu, padahal 26 anak buah buah kapal (ABK) KM Lambelu dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Untuk antisipasi penyebaran virus ini, para ABK yang terpapar menjalani isolasi mandiri di atas kapal.

“Ada 29 orang penumpang yang datang ke Nunukan, dan kita minta menjalani isolasi mandiri, setelah kita lakukan screening sebagaimana prosedur kesehatan penanganan Covid-19,”ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono, Rabu (15/04/2020).

29 penumpang dimaksud masuk dalam kategori Orang Dengan Resiko/ODR karena mereka adalah pelaku perjalanan dari daerah dengan transmisi lokal.

Namun tidak ada keharusan yang membuat mereka dikarantina secara terpadu atau mekanisme observasi ataupun isolasi.

“Maka karantina mandiri merupakan kewajiban sebagaimana diatur dalam aturan kesehatan penanganan Covid-19” tegasnya.

Kasus Corona memang menjelma momok menakutkan saat ini, banyak hal harus diwaspadai karena penularan virus ini. Sebagian kasus Covid-19 menimbulkan gejala dengan sifat ringan dan sedang. Namun, beberapa pasien mengalami komplikasi yang patut diwaspadai.

Gangguan pada saluran pernapasan adalah komplikasi utama akibat Covid-19, seperti gagal pernapasan akut, pneumonia (peradangan pada paru-paru), hingga acute respiratory distress syndrome (ARDS).

Infeksi virus corona juga menimbulkan komplikasi dan masalah pada organ lain, seperti kerusakan hati, kerusakan jantung, gagal ginjal akut, hingga infeksi sekunder.

Virus corona SARS-CoV-2 bisa menular melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Apabila orang tersebut bersin atau batuk, droplet dari orang tersebut masuk ke tubuh individu di dekatnya dan menularkannya.

Skenario penularan lain juga bisa melalui kontak jabat tangan dengan individu positif corona. Orang yang sehat bisa tertular jika ia tak mencuci tangannya dengan bersih, setelah bersalaman tersebut. Ada pula kemungkinan penularan dengan menyentuh permukaan benda yang sudah dihinggapi virus corona.

Hingga saat ini, belum ada obat yang disepakati ilmuwan untuk mengatasi Covid-19. Riset terkait obat Covid-19 masih dalam penelitian dan pengujian oleh para ahli di banyak negara.

Virus corona dapat berbahaya karena tak semua orang menunjukkan gejala, kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) menambah panjang daftar betapa mengerikannya virus ini, karena individu tersebut tetap bisa menularkan virusnya ke orang lain.

Maka salah satu solusi memutus penyebaran wabah covid-19 adalah berdiam diri di rumah. Berdiam diri di rumah juga membantu pembatasan interaksi dengan orang lain yang diharuskan tetap bekerja di luar rumah. Rajin mencuci tangan dengan baik dan benar, dan Memastikan tangan sudah bersih apabila ingin memegang wajah.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top