Gugus Tugas Covid-19 Malinau Umumkan 5 OTG Swab Negatif

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Tim Gugus Tugas Covid-19 Malinau umumkan lima Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan hasil Swab Negatif, Rabu (27/5/2020). Salah satu diantaranya di karantina di Badan Diklat Malinau dan empat lainya di isolasi mandiri dumah.

Kelimanya berinisial AG, M, H, SD, AA. Kelima OTG tersebut hasil dari Rapid Test Reaktif yang diadakan RSU Malinau kepada seluruh tenaga kerja kesehatan baik yang berada di RSU maupun di Puskesmas dalam rangka menjaga seluruh tenaga kesehatan bekerja dalam kondisi yang betul-betul sehat malayani masyarakat Malinau.

Pengumuman dilakukan oleh Wakil Gugus Tugas Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi, MM, hadir mendampingi Asisten Administrasi Umum Drs. Tan Irang, M.AP, Kepala Dinas Kesehatan dr. John Felix Rundupadang, M.P.H, Kasat Pol PP Drs. Kamran, M.Si.

Kepala Dinas Kesehatan Malinau dr. John Felix Rundupadang, M.P.H kepada awak media menjelaskan, Rapid test yang dilakukan tidak saja pada tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pasien seperti Dokter atau Perawat tetapi yang lainnya juga, seperti petugas Laundri RSU, petugas CS dan petugas bagian administrasi RSU.

“Jadi mereka-mereka yang kita pulangkan ini adalah tenaga non keperawatan, kelima OTG tersebut hari ini dinyatakan Swab Negatif setelah mereka menunggu sekitar 3 minggu dari hasil Rapid test selanjutnya hasil Swab Negatif”.

Lanjut kata Dia, kita besyukur bahwa sampai saat ini tenaga kesehatan baik yang keperawatan maupun non keperawatan tidak ada yang positif, baik itu di Puskesmas maupun di RSU Malinau. Tenaga-tenaga kita masih steril dari kasus konfirmasi, timpalnya.

Apa yang sudah kita lakukan ini akan terus kita evaluasi karena ada pemulangan, dari situ kita akan terus evaluasi meskipun sudah negatif tetapi kita terus memberi keyakinan kepada masyarakat bahwa sungguh-sungguh kita menjaga kemungkinan – kemungkinan terinfeksi dari orang-orang yang tidak melewati skrining dengan baik, jadi itu yang dilakukan oleh RSU Malinau dalam menjaga kemungkinan infeksi dari tenaga Kesehatan ke pasien yang ada, ujarnya.(ezi).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top