Hujan Hujanan Balita di Nunukan Ditemukan Tewas Mengambang di Bawah Jembatan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Seorang anak berusia Bawah Lima Tahun (Balita) di Nunukan Kalimantan Utara ditemukan tewas mengambang di bawah jembatan kayu di jalan Manunggal Bhakti Rt.11 Nunukan Timur, Minggu (07/06/2020).

Balita bernama Muhammad Fajar Aswat (4) yang merupakan putera dari Mustaking (30) dan Nurtang (30) warga setempat tengah bermain hujan-hujanan sekitar pukul 06.30 WITA tanpa meminta izin kedua orang tuanya.

‘’Korban sempat ditegur tetangganya bernama ibu Marwati agar tidak bermain hujan-hujanan, tapi anak itu masih terus bermain hujan.’’ungkap Kaur sub Bagian Humas Mapolres Nunukan, Iptu.Muhammad Karyadi, S.H.

Sekitar tiga puluh menit kemudian, sang ayah mencari keberadaan korban, dan sempat bertanya kepada Marwati, yang dijawab anak yang dicarinya tengah hujan-hujanan. Lama mencari namun anaknya tidak ditemukan, Mustaking berinisiatif meminta pertolongan warga sekitar untuk melakukan pencarian.

Sekitar tiga jam pencarian, akhirnya bocah malang tersebut ditemukan dua orang warga bernama Bayu Segara dan Rahmat Sumali, kondisinya sudah mengapung di atas air dalam keadaan tidak ada denyut nadi atau detak jantung.

‘’Ditemukan sekitar pukul 09.30 WITA, sekitar tiga puluh meter dari rumah korban dalam keadaan tidak ada detak jantung/nadi dan tidak bernapas.’’lanjut Karyadi.

Korban segera dilarikan ke Puskesmas Nunukan Timur, setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter menyatakan balita malang tersebut telah meninggal dunia.

‘’Korban akan dimakamkan hari ini di TPU Kampung Rambutan RT. 02 Nunukan Timur.’’kata Karyadi.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top