Sempat Berebut Sajam Seorang IRT Jadi Korban Perkosaan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Peristiwa tragis dialami seorang ibu rumah tangga warga Desa Harapan Kecamatan Sebuku kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, wanita bernama HJ menjadi korban perkosaan meski sempat melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam.

Kaur Sub Bagian Humas Polres Nunukan Iptu.Muhammad Karyadi, S.H., mengungkapkan, peristiwa naas yang dialmi HJ terjadi pada Senin 15 Juni 2020 sekitar pukul 02.00 WITA, ketika korban tidur, tiba-tiba datang seorang laki-laki tak dikenal yang langsung memegangnya dengan mengacungkan gunting dan memaksa agar korban melayani hasratnya.

‘’Korban sempat melawan dengan mengambil parang, tapi dirampas oleh terlapor, sehingga terlapor menggunakan parang tersebut untuk melakukan ancaman dan menyetubuhi korban,’’ujarnya, Senin (22/06/2020).

Dari penuturan korban, sebagaimana diceritakan ulang oleh Karyadi, pelaku yang diketahui bernama Rusli (27) diperkirakan sudah berada dalam rumah dan bersembunyi tanpa disadari keberadaannya oleh korban. Sampai akhirnya korban beranjak untuk tidur dan mulai terlelap, laki-laki pengangguran tersebut kemudian mendatanginya dan memaksa melayani nafsu bejatnya dengan ancaman senjata tajam.

Meski perlawanan sempat terjadi, korban yang notabene seorang wanita kalah tenaga dengan pelaku, malah senjata tajam yang tadinya digunakan untuk melawan pelaku justru menjadi alat untuk mengancam korban agar segera melayani syahwat pelaku.

‘’Pelaku sudah diamankan di Mapolres Nunukan, kita juga amankan barang bukti berupa sebuah gunting dan sebilah parang rintis,’’katanya.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top