Dipergoki Satgas Bongkar Miras di Pinggir Dermaga, Sebuah Speedboat Tancap Gas ke Arah Tawau

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Sebuah speedboat langsung tancap gas saat Satuan Tugas Pengaman Perbatasan RI-Malaysia Yonif 623/Bhakti Wira Utama (BWU) mendapati aktifitas pembongkaran minuman keras (Miras) ilegal di pinggir dermaga tradisional Aji Kuning Sebatik Tengah, Selasa (15/9/2020) malam.

Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 623/BWU Letkol.Inf.Yordhania mengungkapkan, saat melaksanakan patroli malam, prajurit pos jaga Aji Kuning dipimpin Sertu Bima, mendengar ada speedboat yang mendekati dermaga tradisional Tanah Merah dan berhenti untuk menurunkan barang-barangnya.

‘’Namun mendengar ada yang mencurigakan disekitar dermaga, speedboat beserta penumpangnya melarikan diri ke arah Tawau, Malaysia. Dan meninggalkan barang begitu saja di pinggir dermaga,’’ujarnya, Kamis (17/9/2020).

Saat dilakukan pengecekan, barang yang ditinggalkanmasing-masing, dua dus minuman keras merk arak Likeur, dua puluh empat botol minuman keras merk Redbull dan dua karung beras.

Kejadian tersebut dikatakan bukan kali pertama, informasi yang diberikan oleh masyarakat setempat, bahwa pada malam hari sering ada speedboat yang berhenti dan menurunkan barang di dermaga tradisional Tanah Merah yang tidak diketahui jenis barangnya.

Yordania menegaskan, permasalahan seperti ini menjadi salah satu masalah yang diantisipasi dengan pelaksanaan patroli malam demi menciptakan rasa aman di sekitar masyarakat perbatasan dari perlintasan barang dan orang tanpa dokumen yang sah.

Lebih lanjut, Yordania mengatakan, barang yang telah diamankan prajurit Pos Aji Kuning mungkin hanya sebagian kecil dari barang ilegal yang sudah masuk di perbatasan.

“Kami yakin bahwa yang telah kami amankan selama penugasan hanya sebagian kecil dari penyeludupan barang ilegal yang melewati perbatasan. namun kami tetap tidak akan berhenti untuk terus melaksanakan patroli dan pemeriksaan rutin baik malam maupun siang hari agar barang ilegal dan terlarang tidak dapat masuk perbatasan Indonesia dan kami akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Yordania.(KU).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top