Dua ASN di Nunukan Positif Covid-19, Ratusan ASN di Areal Perkantoran GADIS I Menjalani Rapid Test

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Pasca seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Nunukan Kalimantan Utara bernama HT (51) terkonfirmasi positif Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 menurunkan tim medis untuk melakukan rapid test total bagi seluruh ASN yang ada di areal Gabungan Dinas (GADIS) I.

‘’Salah satu ASN yang positif kan bekerja di salah satu OPD di GADIS I, kita tidak tahu sama siapa saja dia melakukan kontak, makanya kita rapid test total mereka,’’ujar Juru Bicara Satgas penanganan Covid-19 Aris Suyono, Senin (28/9/2020).

Ada 8 kantor di area perkantoran GADIS I Nunukan, masing-masing kantor Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan.

Dijelaskan Aris, sejauh ini tim medis sudah melakukan tracing ulang bagi pasien dengan kode NNK 59 atau HT, hasilnya, Satgas menemukan fakta adanya riwayat perjalanan ke luar daerah yaitu ke Samarinda.

‘’Pada 3 September 2020, HT sampai di Nunukan setelah menginap semalam di Kota Tarakan, dia ada riwayat perjalanan ke Samarinda, dan sempat masuk kantor keesokan harinya.’’lanjut Aris.

Penjelasan tersebut sekaligus mengklarifikasi statemen Aris sebelumnya yang mengatakan pasien tidak memiliki riwayat perjalanan dalam sebulan terakhir.

‘’Kemarin kita jelaskan bahwa pasien tersebut terakhir kali melakukan perjalanan pada 2 Agustus, ada evaluasi dan kita tracing kembali, ini kasus import’’tegas Aris.

Sementara itu, seorang ASN lain yang juga terpapar Covid-19, NS (31) yang bekerja di bagian management RSUD Nunukan, dijelaskan memiliki keterkaitan erat dengan HT, pasalnya suami NS bekerja satu ruangan dengan HT, dan pernah menjalani pemeriksaan swab karena gejala Anosmia atau hilangnya indera penciuman.

‘’Suaminya NS ini pernah sakit, diagnosanya sempat positif, tapi dia cepat sembuh, ada dua kemungkinan, pertama imunitas dia kuat, dan kedua bisa jadi dia sudah menularkan penyakitnya ke istrinya, karena saat kami swab lagi, suaminya negatif, tapi istrinya (NS) positif, jadi ini masuk kategori penularan generasi kedua atau G2,’’jelasnya.

Baru 120 ASN Nunukan yang sudah di rapid test dan semua non reaktif, masih banyak ASN yang belum datang menjalani rapid test sehingga pemeriksaan dilanjutkan esok hari, Selasa 29 September 2020.

Ada 59 kasus Covid-19 di Kabupaten Nunukan, sebanyak 53 dinyatakan sembuh dan 6 orang masih dalam pengawasan dan perawatan medis.(mk).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top