Polisi Berhasil Ungkap Pelaku Vandalisme di TPU Kampung Tator, Pelakunya Anak di Bawah Umur

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Kepolisian Sektor Nunukan Kota berhasil mengungkap pelaku vandalisme di salah satu makam yang ada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Tator Nunukan, Jumat (2/10/2020).

‘’Pelakunya masih anak-anak semua, ada lima anak, kami mediasi dengan mengundang tokoh kerukunan Tana Toraja bapak Ruman Tumbo, sudah diselesaikan secara kekeluargaan,’’ujar Waka Polsek Nunukan Kota, Iptu. Khoirul dihubungi melalui sambungan telepon seluler.

Khoirul berharap, aksi seperti ini, tidak perlu terulang, orang tua harus memiliki kontrol khusus terhadap anaknya, karena perkembangan tekhnologi yang didapat anak-anak melalui perangkat gawai demikian cepat dan bisa mempengaruhi pola pikir anak jika tanpa pendampingan orang tua.

Mereka harus membersihkan dan mengembalikan segala sesuatunya sebagaimana aslinya.

‘’Pelakunya sudah didapat dan sudah proses damai antar keluarga, kami menanda tangani kesepakatan damai, terima kasih untuk pengungkapan kasus ini, semoga menjadi pelajaran ke depannya.’’katanya.

Sebelumnya, sebuah bangunan Lengo Lengo yang merupakan bangunan khas di makam etnis Tana Toraja yang ada di TPU Kampung Tator Nunukan menjadi sasaran kejahilan dari pelaku vandalisme.

‘’Kejadiannya mungkin malam hari, itu Lengo Lengo dia rusak dengan mengecat ornamennya, mengecat begitu saja, asal saja tanpa pola, di lantainya dia coret-coret juga, banyak cat ditumpah dan dibuat gambar jejak kaki disitu.’’ujar Kurniawan, Kamis (1/10/2020).

Dikatakan, pelaku memanjat bangunan puncak makam yang disebut Lengo Lengo di atas ketinggian sekitar 4 meter tersebut, disana pelaku bisa melakukan aksinya tanpa terpantau, terlihat banyak tumpahan cat minyak dan coretan coretan yang merusak makam yang seharusnya menjadi sebuah tempat yang harus dihormati ini.(mk).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top