Zoom Meeting GBN, Percepat Pendampingan Ekonomi Rakyat Jawa Timur

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA, SWARAKALTARA.COM – Gumregah Bakti Nusantara (GBN) siap menunaikan tugas untuk memberikan pendampingan ekonomi rakyat cilik di Jawa Timur. Hal tersebut akan dilakukan dengan mengedepankan visibilitas program melalui pelaksanaan secara profesional.

“Kita sudah terbiasa dengan pekerjaan dilapangan. Yang penting visible secara ekonomi, bisnis dan terukur secara profesional. Tentunya time schedule menjadi hal penting. InsyaAllah Jawa Timur segera dapat realisasikan Agenda besar GBN untuk mendongkrak ekonomi rakyat sehingga daya belinya meningkat mampu hidup sejahtera,” ungkap Srikandi GBN Provinsi Jawa Timur, Pengusaha Muda, Deny Ismayanti, S.Si.

Penyataan Deny Ismayanti tersebut terlontar pada saat Zoom Meeting GBN Jatim bersama Presiden GBN, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. dan Satria GBN Jatim, DR. Drs. Moch. Fauzie Said, M.Si., yang juga Kepala Pengabdian Masyarakat FISIP Unibraw Malang, Kamis, 15 Oktober 2020 pukul 20.00 – 20.32 WIB.

Terlebih, menurut Deny Ismayanti, ditengah ambruknya ekonomi rakyat akibat pandemi Covid-19 saat ini, rakyat sangat menantikan adanya energi dan daya dorong untuk memutar ekonomi dan usaha mereka.

“Juga suatu hal yang bisa menciptakan lapangan kerja baru. GBN harus bisa memberi solusi kepada para petani dan nelayan, serta pelaku ekonomi rakyat lainnya sehingga produk mereka bisa terjual dengan harga yang layak,” ujar Deny Ismayanti.

Ia mencontohkan, Gumregah juga menjadi bumper stock bagi komoditas strategis untuk mempertahankan kedaulatan ekonomi rakyat kecil. “Misalnya, bawang merah di Kab. Nganjuk, Jatim tidak anjlok harganya tatkala panen raya, juga tidak busuk karena tidak laku dijual”, tutur Srikandi GBN Provinsi Jawa Timur ini.

Sementara, Satria GBN Jatim, Dr. Drs. Moch. Fauzie Said, M.Si pada kesempatan yang sama menuturkan, Gumregah harus mampu menghadirkan kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Tatkala apa yang dilakukan dirasakan kemanfaatannya maka rakyat yang akan mendatangi GBN untuk bersama-sama memajukan ekonomi, usaha dan pekerjaan mereka. Lebih-lebih saat ini tatkala ekonomi alami krisis akibat pandemi Covid-19,” tutur Fauzie.

Selain itu, Fauzie menuturkan, GBN juga harus memiliki terobosan-terobosan khusus atau terbarukan untuk solusi genuin atas berbagai hal yang saat ini menjerat ekonomi rakyat semisal rente, ijon, kartel dan siasat dumping. “Kita segera rapikan se-Jawa Timur di 38 Kab/Kota untuk merealisasikan agenda besar GBN,” tuturnya.

Launching Program Ekonomi Rakyat

Presiden GBN dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. pada kesempatan yang sama menuturkan, rencana melaunching program mercusuar Gumregah Bakti Nusantara pada 27 Oktober 2020 di Gedung Joeang 46 Menteng Raya Jakarta Pusat. Sebanyak 7 Agenda Mercusuar GBN Tahap I dilauncing ke publik bersamaan dengan Pengukuhan Kabinet Trisula PP GBN 2020-2025. Yaitu Warung GUMREGAH, MoKo GUMREGAH, Sentra Pelayanan GUMREGAH, Air Sehat GUMREGAH, Perumahan Rakyat GUMREGAH, Pertanian Rakyat GUMREGAH dan Lembaga Keuangan Rakyat GUMREGAH.

Pada kesempatan yang sama juga, tambah Ali Mahsun Atmo, ditandatangani kerjasama GBN dengan Kadin Indonesia, ASPRUMAS, KOPBAN, PPDFI, P3DI, OWELLNES, PERWANTI PSMTI, APKLI, dan lainnya. GBN juga segera hadirkan ekonomi sekunder berupa industri olahan sehingga bawang merah, mangga, ikan dan berbagai produk ekonomi rakyat lainnya tetap dapat terjual secara layak dengan kualitas yang menibgkat. Bahkan bisa menjadi komoditas unggulan ekspor Indonesia.

“Jawa Timur tentunya bisa segera merealisasikannya untuk mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan rakyat,” tegas Presiden GBN, dr.Ali Mahsun Atmo M.Biomed.(ezi).

loading...

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top