15 Hari Operasi Lilin Kayan Fokus Awasi Protokol Kesehatan Dengan Bangun Posman dan Posyan

MALINAU. SWARAKALTARA.COM – Pandemi Covid-19 di Malinau masih terus berlangsung, dan tidak memperlihatkan akan melandai.

Pasien Virus yang berasal dari Wuhan China ini di Malinau pun terus berdatangan. Meskipun, ada dari pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah, dan ada pula di lokasi karantina.

Terlebih, saat ini warga yang beraga Kristen akan merayakan Hari Raya Natal. Tentunya, mencegah agar tak terjadi peningkatan jumlah pasien Covid-19, maka polisi pun turun tangan.

Melalui Operasi Lilin Kayan, aparay kepolisian akan mengawal jalannya peringatan Natal sesuai dengan protokol kesehatan

Namun, bukan hanya itu operasi ini juga bertujuan untuk menjaga kemanan dan kenyamanan masyarakat di seluruh Indonesia.

Kapolres Malinau, AKBP Agus Nugraha mengatakan, pada Operasi Lilin Kayan fokus pengawasan berkaitan penerapan protokol kesehatan Covid-19 .

“Kita lebih menargetkan kepada wilayah-wilayah dengan potensi penularan yang tinggi,” ujarnya saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu.

“Adapun operasi ini akan dilaksanakan dalam waktu selama 15 hari. Kemudian, untuk anggota (Polisi) kita plotting di 2 pos pam dan 1 pos yan,” paparnya.

Disampaikan pula oleh Agus, mengingat perayaan natal dan tahun baru 2021 silaksanakan di tengah pandemi Covid-19, maka ia meminta masyarakat tidak menggelar kegiatan keramaian.

Semisal, dikatakan olehnya lagi, dalam merayakan pesta malam tahun baru dengan melakukan pesta kembang api. Dan, juga tidak menginginkan tidak ada kegiatan-kegiatan yang dapat mengundang kerumunan.

“Terapkan dan pedomani 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Untuk itu, kami minta kerja sama masyarakat untuk lebih mengerti dan memahami kondisi saat ini,” katanya.(ant).

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *