Usaha WARUNG KELONTONG dan NYATE MARANGGI GUMREGAH Menguntungkan

JAKARTA, SWARAKALTARA.COM – Ditengah resesi ekonomi Gumregah Bakti Nusantara (GBN) terus melaju ke depan dampingi pelaku ekonomi rakyat – UMKM. Pada Kamis 10 Desember 2020 di Kota Bogor Jawa Barat lakukan peresmian Soft Opening Usaha Warung Kelontong ( WK) GUMREGAH oleh Presiden GBN, dan Grand Opening Nyate Maranggi – NYAMAR GUMREGAH oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Ir. Eddy Ganefo, MM.

Kedua usaha tersebut segera hadir di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten / Kota di seluruh tanah air, juga diluar negeri sebagai bagian dari pengembangan ekonomi rakyat berbasis budaya peradaban adiluhung nusantara. Pengembangan usaha mikro ini mengusung tema “Yuk kembali belanja di warung tetangga sendiri. Yuk kembali JAJAN di kuliner adiluhung nusantara”.

Presiden GBN dr. Ali Mahsun Atmo, dalam keteranga persnya di Jakarta mengatakan, merupakan kesempatan emas bagi pelaku ekonomi rakyat, generasi milenial bangsa, pegawai, karyawan, buruh yang dirumahkan (PHK) dan yang belum punya mata pencaharian hidup untuk buka usaha WK dan NYAMAR GUMREGAH yang sangat menjanjikan.

“Modalnya kecil, resikonya rendah namun punya peluang maju pesat dan keuntungannya sangat besar,” ujarnya.

Menurut Ali Mahsun, dengan Rp 5 juta, etalase ukuran 2×1 M sudah bisa buka WK Gumregah, dan bisa menjual barang apa saja tidak terbatas serta berapapun ordernya akan dilayani. Untuk NYAMAR, dengan minimal modal Rp 15 juta dan area 60 meter persegi bisa buka usaha Nyamar Gumregah. Baik warung kelontong maupun sate maranggi sudah terkenal sejak zaman nenek moyang kita.

“Kedepan, usaha ini dikelola professional didukung teknologi aplikasi market place. Juga ada PPOB (point payment online banking) untuk tempat pembelian pulsa/e-money, pembayaran air, listrik, cicilan pembayaran, dan lainnya,” terang Presiden GBN dr. Ali Mahsun Atmo, M.Biomed saat peresmian tersebut.

Didampingi Sekjen GBN Abdul Aziz SH, Direktur Humas dan PR GBN Suharto SS MM MIKom, Wadep VI GBN Fauzie Pari, Srikandi GBN DKI Jakarta Mega Wulansari, Manager Nasional WK GUMREGAH Dwi Widiani dan Manager Nasional NYAMAR GUMREGAH Indra Maulana SAB pada Soft Opening Usaha WK GUMREGAH dan Grand Opening Usaha NYAMAR GUMREGAH dilapak Nyate Maranggi – NYAMAR Kota Bogor Jawa Barat, Kamis, (10/12) yang dihadiri Aktor Film Lenong Rumpi Harry De Fretes, Ketua Umum KASEP (Komunitas Sadulur Padjadjaran) Donny Cristianto, dan doa sapu jagat nusantara dipimpin KH. Muhammad Fuad Rifai, Ketua Majelis Riyadhoh Saung Sabatin.

Sementara, dukungan modal usaha bisa didapat secara mandiri atau melalui fasilitas usaha produktif dari CSR, lembaga keuangan maupun private investment. Terbuka kemungkinan untuk kerja sama dengan Komunitas Sadulur Padjadjaran (KASEP) yang dipimpin Donny Cristianto dimana anggotanya para bikers diseluruh Indonesia dan diluar negeri yang memiliki potensi dan kekuatan ekonomi yang sangat besar.

Selai itu, dukungan permodalan juga terbuka dari Majelis Riyadhoh Saung Sabatin yang dipimpin KH. Muhammad Fuad Rifa’i yang sudah punya distrik sebanyak 314 diseluruh Indonesia.

“Yang paling mendasar adalah pelaku ekonomi rakyat punya keinginan kuat untuk maju, rangkul semua jaringan dan kekuatan ekonomi, serta didedikasikan hanya untuk majukan ekonomi rakyat sehingga mampu hidup sejahtera berkeadilan dan sekolahkan anak-anak mereka.”

“Dan negeri ini adil, makmur dan adidaya. Kita mampu asal mau karena bangsa ini terkuat dan terbesar didunia, bangsa ayam jago tanah. Karena negeri ini terkaya, tersubur dan strategis didunia,” ujarAli Mahsun Atmo dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FK Unibraw Malang dan FKUI Jakarta.

“Sate maranggi ini punya ciri sangat khusus yaitu proses maranggi-nisasi. Yaitu daging sapi diberi bumbu maranggi selama 6 jam baru ditusuk sate dan dibakar. Sudah sangat dikenal di tanah air. Bahkan ada diluar negeri. Dengan sebuah totalitas dan tata kelola profesional, kami targetkan 100-200 usaha nyate maranggi – Nyamar Gumregah dibuka diseluruh Indonesia hingga 2021. Yuk kembali JAJAN dikuliner adiluhung nusantara khas Sunda, Nyate Maranggi – NYAMAR GUMREGAH,” harapan Manager Nasional Nyamar Gumregah, Indra Maulana, SAB. pemilik lapak usaha Nyamar Maranggi di Jl Dr Semeru Kota Bogor.

Sementara, WK Gumregah akan dicintai dan didukung seluruh masyarakat Indonesia sebagai solusi ekonomi rakyat paling tepat, dari rakyat, oleh dan untuk rakyat, serta kobarkan api semangat “Kembali belanja diwarung tetangga sendiri”. Juga dari sisi bisnis, dari sisi harga, dari sisi kepentingan rakyat yang paling diutamakan, dan ekonomi rakyat Indonesia akan jadi luar biasa.

Lebih dari itu, sebagian keuntungan WK Gumregah ini diperuntukkan membantu biaya sekolah (beasiswa) bagi generasi penerus bangsa yang belum beruntung. Yang paling penting adalah rakyat punya kemauan kuat untuk usaha dan maju. Insya-Allah segera dibuka WK Gumregah dirumah penduduk diseluruh Indonesia,” tutur Manager Nasional WK Gumregah, Dwi Widiani pada kesempatan yang sama.

Didalam keterannya Aktor Film Lenong Rumpi Harry De Fretes menuturkan, tantangan dunia usaha saat ini sangat besar, persaingannya sangat tajam karena Indonesia ini sangat terbuka sehingga bangsa asing punya kesempatan yang sama. Pelaku UMKM harus kompak, serta terus tingkatkan kapasitas, pengetahuan, skill, dan terus belajar seputaran dunia usaha.

“Pendampingan dan pengayoman sangat dibutuhkan UMKM sebagaimana yang dilakukan oleh Gumregah Bakti Nusantara yang hari ini berikan kesempatan rakyat buka usaha WK Gumregah dan Nyamar Gumregah’, tambah Harry De Fretes yang juga pengusaha mikro ini.(red).

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *