Banjir Sembakung: Pemkab Belum Tetapkan Status Tanggap Darurat

 

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM– Hingga kini Pemerintah Kabupaten Nunukan belum mengeluarkan status tanggap darurat sehingga pergeseran logistic maupun relawan belum bisa diberangkatkan.

Penanganan darurat untuk sementara dikoordinir dari posko Desa Tangguh Bencana (Destana). Desa itulah yang sementara waktu mengalokasikan bantuan dari sejumlah perusahaan dan masyarakat sipil.

‘’Memang belum ada penetapan tanggap darurat, kita sudah rapatkan, dan memang sudah sangat memenuhi syarat untuk status itu, setelah ditentukan statusnya sebagai tanggap darurat, pergeseran logistic dan relawan langsung diberangkatkan,’’ kata Kasubid Kedaruratan BPBD Nunukan, Senin (18/1).

Jika melihat sekitar 335 ha sawah yang gagal panen, maka tidak menutup kemungkinan wilayah sekitar banjir bakal krisis beras.

Salah satu solusi yang ada adalah menggeser ketersediaan 2 ton beras di Dinas Pertanian yang memang diperuntukkan untuk kondisi semacam ini ke lokasi terdampak.

‘’Untuk bantuan kembali ke penetapan status tanggap darurat, itu dasar dari pergerakan kita, karena kita harus memetakan berapa kebutuhan perahu untuk mensuplay wilayah yang jauh, kita penuhi BBMnya, kendala kami kan desa di Sembakung saling berjauhan,” ungkapnya.

Reporter : Viq

Penyunting : Yunu WH

 

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *