Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC Fokus Wujudkan Swasembada Pangan

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM– Komandan Satuan Tugas penjaga Perbatasan RI – Malaysia Batalyon Pertahanan Udara (Yonarhanud) 16/Sula Bhuana Cakti (SBC), Mayor Arh Drian Priyambodo, S.E mengatakan, TNI wajib berpartisipasi aktif dalam mewujudkan swasembada pangan.  Sebab, ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan negara.

“Sehingga, seluruh elemen bangsa, termasuk TNI, wajib berperan demi menjaga kedaulatan tanah air,’’ ujarnya, dalam pesan tertulis, Rabu (20/1/2021).

Hal tersebut terwujud dalam aksi Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC, prajurit pos Tanjung Aru terjun ke lapangan untuk menjemur gabah warga, demi meningkatkan kualitas hasil produksi beras.

‘’Kegiatan membantu warga menjemur gabah, bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas hasil produksi beras di Desa Tanjung Aru.’’ujarnya lagi.

Selain untuk membantu meningkatkan kualitas hasil produksi beras petani lokal, TNI juga akan berupaya menyukseskan program pemerintah dalam mewujudkan Swasembada Pangan Nasional, khususnya di Desa Tanjung Aru pulau Sebatik yang merupakan salah satu wilayah perbatasan RI – Malaysia.

Saat ini, kata Dansatgas, para petani di desa Tanjung Aru mengeluhkan permasalahan menjual padi hasil panen.

Kadar air yang masih tinggi membuat kendala dalam penjualan. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, anggota pos Tanjung Aru turun langsung untuk membantu mengeringkan gabah dengan baik, sehingga kualitas produksi beras dapat meningkat.

Aksi prajurit Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 16/SBC tidak lain merupakan bagian dari teritorial yang bertugas membantu dalam geografis, demografis, dan social, demi kesejahteraan masyarakat.

Hal ini sesuai tugas pokok TNI sebagaimana Pasal 7 ayat (2) Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004, di mana ada operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang (OMSP).

Reporter : Viq

Penyunting : Yunu WH

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top