Ucapkan Salam Perpisahan, Danyon 623/BWU Sisipkan Pesan Tentang Persatuan dan Covid-19 Untuk Warga Perbatasan RI – Malaysia

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Komandan Batalyon Infanteri 623/Bhakti Wira Utama (BWU) Letkol.Inf.Yordania mengucapkan salam perpisahan untuk masyarakat perbatasan RI – Malaysia di kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Ia dan 450 pasukannya pamit setelah menyelesaikan misi menjaga perbatasan RI – Malaysia sekitar 9 bulan lamanya.

Yordania mengatakan, ia memiliki dua pesan untuk masyarakat Nunukan. Yang pertama agar masyarakat kembali berbaur dan bersosialisasi secara normal dan semestinya, jangan terus terkotak kotak akibat persaingan di Pilkada lalu, dan kedua agar masyarakat membiasakan diri dengan pola hidup sehat untuk terhindar dari wabah covid-19.

“Berhentilah sudah, jangan saling menyalahkan, kita gak akan selesai jika masih bicara masalah Pilkada, muaranya bagaimana kita berdampingan dengan lingkungan masyarakat.’’ujarnya, Rabu (6/1/2021).

Selain itu, kata Yordania, persoalan dukungan kepada calon Kepala Daerah sudah seharusnya menjadi kenangan dan pembelajaran. Bukan untuk disimpan di dalam hati, sehingga kebencian akan terpupuk yang berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain, apalagi Pilkada telah lama berlalu.

Untuk permasalahan wabah Corona Virus Disease 2019, Yordania menegaskan agar masyarakat patuh kepada pemerintah dalam menerapkan Protokol Kesehatan.

“Covid-19, itu akan terus ada sampai dunia berhenti berputar, kita akan berdampingan terus, dan ini baru tahun pertama, kita harus belajar berdampingan dengan masalah, memang masih banyak yang meremehkan dan tidak percaya, setidaknya biasakan mengamalkan hidup sehat, minimal kita sendiri yang merasakan manfaatnya.’’katanya.

Lebih lanjut, Yordania mengatakan, mau tidak mau, suka tidak suka semua harus menerima fakta, bahwa kita semua hidup berdampingan dengan virus corona. Terlepas dari sisi negatifnya, banyak pelajaran yang bisa diambil dari adanya wabah tersebut.

“Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil jika kita berfikir positif, semua datang dengan tujuan, tidak terkecuali corona, silahkan direnungkan sendiri,’’katanya.

Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia Yonif 623/Bhakti Wira Utama melakukan alih komando dan pengendalian (Kodal) setelah menyelesaikan penugasan di perbatasan negara di kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Yonif 623/BWU digantikan Yonif Pertahanan Udara (Yonarhanud) 16/Sula Bhuana Cakti (SBC) yang akan bertugas mengamankan teritorial Indonesia dan memastikan sekitar 6.484 patok di sepanjang 501 Km perbatasan RI – Malaysia tetap utuh.

Upacara Alih Kodal dari Yonif 623/BWU ke Yonarhanud 16/SBC dilakukan di Markas Komando Taktis, dipimpin Danrem 092/Maharajalila Brigjend TNI Suratno.

Dalam amanahnya, Suratno selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) pengamanan perbatasan RI – Malaysia, meminta Yonarhanud 16/SBC segera mempelajari situasi dan tugasnya masing masing sesuai dengan typologi wilayah.

Suratno juga berharap keberhasilan yang ditorehkan Yonif 623/BWU dilanjutkan.

“Sehingga pengamanan territorial dilaksanakan secara maksimal dan menjamin keamanan wilayah perbatasan RI,’’katanya.(viq).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top