Kolam Penapung Limbah Tambang KPUC Jebol, Sungai Malinau Tercemar

MALINAU, SWARAKALTARA. COM—Kolam  limbah tambang batu bara milik PT Kayan Putra Utama Coal (KPUC) jebol. Air limbah  menggelontor  dari kolam  ke Sungai Malinau. Pencemaran besar terjadi dengan potensi kemusnahan eksosistem sangat memprihatinkan.

Menurut informasi sejumlah warga Langap, Loreh, Seturan dan sekitarnya, Kolam Tuyak jebol pada Minggu (08/02) sekitar pukul 21.00 Wita. Akibatnya air limbah tambang dan air limpasan area tambang terbuka yang tertampung di Kolam Tuyak masuk dan mencemari lingkungan sekitar termasuk Sungai Malinau.

Setelah jebolnya Kolam Tuyak, kondisi air di hulu Sungai Maliau sangat buruk dan mengenaskan. Air sungai berwarna keruh kehitaman dengan kadar polutan yang tinggi, yang membuat kondisi air kental kotoran.  Kondisi air itulah yang membuat ekosistem Sungai Malinau di bagian hulu itu terganggu parah.  Banyak ikan dan habitan lainnya  terapung dan mati oleh polutan dan racun yang berasal dari limbah batu bara.

Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Malinau langsung bergerak ke lokasi Tuyak pada Senin (09/02) pagi setelah mendapat kabar dari petugas penjaga yang di tempatkan di lokasi. Hingga berita ini ditayangkan pihak DLHD masih di lapangan. Pihak KPUC belum memberi tanggapan atas jebolnya kolam raksasa penampung limbah dan racun di tengah tambang mereka tersebut.

Yunu WH

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top