Yansen TP Sampaikan Arahan Terakhir Pada ASN Malinau

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Yansen Tipa Padan, Wakil Gubernur Kalimantan Utara bertindak sebagai pembina apel pada Apel Gabungan KORPRI yang dilaksanakan di Arena Pro Sehat Pelangi Intimung, Rabu (17/02).

Yansen TP mengatakan, terkait tugas resminya sebagai Wagub Kaltara masih menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri). Sembari menanti SK Mendagri, dia menjelaskan akan turut mempersiapkan transisi roda pemerintahan di Kabupaten Malinau.

Kendali kepemimpinan di Kabupaten Malinau akan diserahkan kepada Wakil Bupati Malinau, Topan Amrullah sebagai Plt Bupati Malinau.

“Sejumlah hal telah dipersiapkan, mulai dari kesiapan tugas baru sebagai Wagub Kaltara, hingga soal tanggung jawab sebagai pemimpin di Kabupaten Malinau,” katanya.

Yansen TP menerangkan, sebagai orang yang pernah memimpin Kabupaten Malinau selama 10 tahun, dia terikat tanggung jawab moral terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sebelum menjalankan tugas sebagai Wagub di Provinsi Kaltara, dia mengatakan, seharusnya dia berpamitan dan berpesan kepada seluruh ASN, pejabat daerah dan masyarakat di Malinau.

“Bukan berarti ketika saya sudah dilantik jadi Wagub Kaltara terus pergi begitu saja. Saya punya tanggung jawab terhadap Malinau. Datang kelihatan muka, pulang kelihatan belakang,” ungkapnya.

Hal tersebut menurutnya, merupakan etika seorang pemimpin, agar menyelesaikan seluruh tanggung jawabnya secara baik-baik sebelum meninggalkan wilayah tugasnya.

Dalam arahan terakhirnya untuk ASN Pemkab Malinau, Yansen TP menyampaikan beberapa poin penegasan-penegasan dan 5 hal mendasar yang wajib dipegang teguh sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pertama tentu kesetiaan kita pada negara, kedua menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara, ketiga mengutamakan kepentingan negara, keempat memelihara persatuan dan kesatuan, kelima mengedepankan kerjasama dalam hal kita mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Tentu di sini tidak ada unsur yang lain selain kesetiaan penuh terhadap pemerintah dan negara.

“Harapan saya terlepas saya sebagai Pembina Korpri yang akan mengakhiri masa jabatan, kapanpun, dimanapun dan siapapun yang akan berdiri disini, kita tetap setia kepada pemerintah dan negara itu. Ini merupakan prinsip dasar,” jelasnya.

Yansen TP menginginkan ASN di Malinau harus memiliki sebuah tekad bagaimana menjadi mesin produksi dari tekad pemerintahan dalam membangun Malinau, tekad pemerintah mewujudkan kesejahteraan masyarakat Malinau.

“Kalau kita bersama-sama mengerjakan pekerjaan itu seperti hakikat dan hati kita ingin melakukan yang terbaik, saya yakin dan percaya akan luar biasa hasilnya,” imbuhnya.

Terus tingkatkan apa yang sudah baik, tambah Yansen TP, perbaiki yang kurang dan adakan yang belum ada, agar Malinau tetap tegak dalam menjalankan kesetiaan pada negara.

“Untuk itu tingkatkan persatuan di Kabupaten Malinau jangan sampai luntur. Kita harus tetap semangat menyatukan keberagaman Malinau agar tetap dalam satu kesatuan warga masyarakat Malinau yang berbeda-beda agama, suku dan budaya dalam satu semangat yaitu Intimung,” ujarnya.

Terakhir, Yansen TP juga menyampaikan rasa bangga dan syukurnya bisa bekerjasama dengan seluruh Aparatur Sipil Negara yang telah memberikan hal yang terbaik untuk Kabupaten Malinau. Terlebih selama ia memimpin Malinau dalam kurun waktu 10 tahun ini.

“Saya yakin dan percaya tanpa bantuan bapak, ibu, saudara semua, saya tidak akan bisa menghasilkan apa-apa sebagai penyelenggara, semua karena kerjasama kita selama ini,” pungkasnya.

Reporter Abdul Gani

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top