Kebakaran Pasar Lama Nunukan, Sekitar 16 Bangunan Dan Ruko Terbakar

NUNUKAN, SWARA.KALTARA.COM– Kebakaran Pasar Lama Nunukan, Sekitar 16 Bangunan Dan Ruko Terbakar

NUNUKAN – Kebakaran terjadi di Jalan Bahari Rt. 01 kelurahan Nunukan Utara dan Rt. 19 Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, Selasa (23/3/2021) sekitar pukul 01.30 WITA.

Data Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Nunukan mencatatkan, ada sekitar 7 bangunan di Rt. 19 Nunukan Barat, yakni :

1. Ruko milik Paweloi
2. Ruko H. Made
3. Ruko Saude
4. Toko Syamsul
5. Ruko H. Gati
6. Rumah H. Jais, dan
7. Rumah Ibnu

Sementara ada 9 bangunan di Rt. 01 Nunukan Utara, masing-masing :

1. Gudang sembako milik H. Samula
2. Rumah milik Rudianto
3. Toko pakaian milik Usman
4. Toko Jahit milik Mustari
5. Toko roti milik Muhammad Rafiq
6. Ruko milik H. Mahmud
7. Ruko milik Toko Melati
8. Ruko milik H. Langgo / Abdul Rahman.
9. Rumah Alm Puang Kada.

‘’ Tidak ada korban jiwa, namun di perkirakan kerugian material mencapai Rp. 10 miliar’’ ujar Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Muhammad Firnanda.

Belum diketahui apa penyebab dari musibah kebakaran ini.

Namun dari sejumlah keterangan yang berhasil dihimpun dan dari beberapa kesaksian, besar dugaan api berasal dari lantai dua gudang penyimpanan sembako, tong LPG dan lain-lain yang berada di samping toko Sumber Jaya.

‘’Ada saksi mata melihat asap hitam tebal keluar dari lantai dua gudang penyimpanan sembako yang berada disamping toko Sumber Jaya. Dari situ, api cepat menyebar dan merambat ke lantai dua toko Syamsul’’ katanya lagi.

Petugas menurunkan sekitar 15 armada untuk menjinakkan api, terdiri dari 1 unit mobil AWC Polres Nunukan, 10 unit mobil Pemadam kebakaran, 1 unit mobil BPBD, dan 3 unit mobil tangki air warga.

Pemadaman dilakukan dari pukul 01.34 sampai 03.50 WITA.

Petugas Pemadam masih melakukan pendinginan sampai berita ini dirilis. (Viq)

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *