Pelaksanaan Latsar CPNS di Malinau, Dilakukan Secara Blended Learning

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Pelaksanaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020 dipastikan berbeda dari Latsar sebelumnya.

Hal tersebut dikarenakan pelaksanaan Latsar CPNS yang dilaksanakan sejak hari ini, digelar pada saat pandemi Covid-19.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Malinau, Marson Langub mengatakan Latsar CPNS TA 2020 mulai dilaksanakan terhitung hari ini.

Lembaga Administrasi Negara (LAN), sebagai pembina pelatihan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), menerbitkan Peraturan LAN (PerLAN) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS (PerLAN 1/2021) yang mencabut Peraturan pelatihan dasar (Latsar) CPNS sebelumnya, yaitu Peraturan LAN nomor 12 Tahun 2018.

Latsar diatur hanya dapat dilakukan secara klasikal (dalam kelas dan diasramakan). Namun sekarang, berdasarkan PerLAN tersebut, Latsar CPNS dapat juga dilakukan secara Blended Learning .

Blended Learning, merupakan metode yang memadukan antara pembelajaran klasikal dan daring, dengan lebih besar porsi pembelajarannya dilakukan secara daring. Sedangkan Distance Learning pada hakikatnya merupakan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan dengan mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi.

“Pelaksanaan Latsar dimulai sejak hari ini. Berbeda dari sebelumnya, Latsar kali ini diadakan secara bertahap dalam rangka mematuhi protokol kesehatan karna pandemi Covid-19,” ujar Marson, Kamis (25/3/21).

Marson menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan gedung diklat yang digunakan bagi peserta Latsar CPNS di Kabupaten Malinau.

Namun demikian, kapasitas gedung yang disiapkan terbatas untuk 29 peserta, sehingga harus dilaksanakan secara bertahap.

Peserta Latsar merupakan CPNS TA 2020, yang berjumlah 86 peserta.

“Jadi kita laksanakan secara bertahap yaitu 3 angkatan. Pelaksanaannya ada yang virtual lewat zoom meeting, dan didalam gedung,” ucapnya.

Menurut Marson, berbeda dengan pelaksanaan sebelum pandemi Covid-19, umumnya peserta Latsar dikarantina di Balai Diklat.

“Tapi karena masa pandemi Covid-19, kali ini diadakan semi daring dan dijadwalkan akan selesai pada bulan Agustus 2021 mendatang,” pungkasnya.

Reporter : Abdul Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *