Dandim Sofwan Nizar Ajak Masyarakat Tangkal Paham Radikalisme & Terorisme

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Kodim 0910/Malinau, (31/3) dalam agenda nya menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) dengan semua komponen masyarakat, baik tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dengan tujuan untuk mencegah dan menangkal paham Radikalisme dan Terorisme.

Sebagai langkah antisipasi terhadap paham-paham tersebut secara konsisten masih terus dilakukan. Di masa pandemi, meskipun pendisiplinan protokol kesehatan dan pengawalan, pendampingan (PPKM MIKRO) dimanfaatkan untuk melindungi masyarakat dan tidak memberikan ruang sedikit pun di Kabupaten Malinau terhadap radikalisme dan terorisme.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0910/Malinau itu, mendapat perhatian serius dan antusias dari masyarakat.

Dalam kesempatan nya, Dandim 0910/Malinau Sofwan Nizar memberikan sedikit gambaran terkait situasi terkini dan langkah antisipasi terhadap paham-paham radikalisme dan aksi terorisme yang telah terjadi beberapa waktu belakangan ini.

Kegiatan tersebut juga mendapat tanggapan dari Ketua adat Lundayeh, Paulus Belapang yang menyampaikan bahwa ancaman radikalisme dapat menyasar kepada siapapun.

“Sebagai langkah pencegahan, penting untuk kita, lebih memperkuat agama, memperkuat koordinasi kerukunan antar umat beragama dan pembinaan kelompok-kelompok sosial kemasyarakatan,” ujarnya, Kamis (1/3/21).

Hal senada juga turut di sampaikan oleh perwakilan Adat Punan, Edison, agar anak-anak muda untuk menghindari pemahaman agama yg salah.

“Untuk mencegah paham radikalisme dan terorisme, tetap harus di sosialisasikan ke sekolah sekolah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Bima, Muhtar meminta agar ada pembinaan Bela Negara kepada anggota Paguyuban yang ada di Kabupaten Malinau.

Dari para tokoh masyarakat yang hadir, banyak yang mendukung kegiatan komunikasi sosial tersebut, perlu diadakan secara rutin.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan itu menunjukkan bahwa, semua komponen masyarakat paham akan ancaman radikalisme dan terorisme. Sehingga itu menjadi modal utama dalam semangat mencegah masuknya radikalisme dan terorisme di Kabupaten Malinau.

Reporter : Abdul Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *