GSN HARUS FOKUS DAN LOKUS: USAHA RAJUNGAN NELAYAN LAMONGAN JAWA TIMUR

JAWA TIMUR,  SWARAKALTARA.COM – Harus fokus dan lokus. Apa usahanya dan dimana tempatnya. Fokus usaha rajungan nelayan Lamongan Jawa Timur sehingga bisa terkelola professional, serta secara bisnis dan ekonomi mampu meningkatkan pendapatan para nelayan rajungan yang merupakan anggota Primer Nasional Koperasi Gumregah Sakti Nusantara (GSN).

Dengan demikian ekonomi rakyat kecil terdongkrak, usaha para nelayan mampu maju berkembang dan unggul, serta hidup keluarga mereka lebih sejahtera.

Lebih dari itu, juga harus mampu memenuhi standar dan persyaratan ekspor rajungan ke luar negeri. Saya yakin Primnaskop GSN Jawa Timur dibawah kepemimpinan Pak Muchlisin Amar mampu mewujudkannya”, tutur M. Sarmuji, Tokoh Muda Bangsa Anggota Komisi XI DPR RI yang juga Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Timur yang memakai Sarung dan Kopyah Ala Santri Jawa Timuran kepada Presiden GBN, Ketua Umum Primnaskop GSN, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. didampingi Ketua Primnaskop GSN/Koordinator Badko GBN Jatim, H. Muchlisin Amar dikediamannya di Surabaya, Sabtu Malam, 24 April 2021.

“Pelaku ekonomi rakyat kecil usahanya harus mampu maju, berkembang dan unggul. Demikian pula usaha dan ekonomi para nelayan di seluruh tanah air. Dan Cluster Rajungan Nelayan Lamongan Jawa Timur telah ditetapkan sebagai pilot projek nasional GSN.

Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah pendampingan dari hulu hingga hilir atau fokus dan lokus dengan tata Kelola berbasis komunitas, profesional, ekonomi dan bisnis. Kita mampu asal mau untuk memajukan ekonomi dan meningkatkan pendapatan para nelayan rajungan di Lamongan Jawa Timur, juga di seluruh tanah air. Tentunya dengan merangkul dan merajut kemitraan dengan para pemangku kepentingan baik pemerintah, swasta ma pun lembaga non pemerintah”, tegas dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed. Ketua Umum Primnaskop GSN yang juga Presiden GBN dan Ketua Umum APKLI pada kesempatan yang sama.

“Insya-Allah usaha rajungan nelayan Lamongan Jawa Timur terdongkrak maju dan berkembang. Bahkan mampu meningkatkan kualitas rajungan berstandar ekspor dengan kehadiran Primnaskop GSN yang melakukan pendampingan untuk mendorong fasilitas usaha produktif dan perlindungan kesejahteraan keluarga para nelayan. Lebih dari itu, GSN juga lakukan usaha disektor produksi dan perdagangan rajungan secara professional. Tentunya banyak hal yang akan didapatkan para nelayan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga mereka”, tegas Tokoh Gaek Didunia Nelayan, H. Muchlisin Amar, Ketua Primnaskop GSN/Ketua Badko GBN Jatim pada kesempatan yang sama.

Tokoh Muda Bangsa Asli Suroboyo, M. Sarmuji pada kesempatan yang sama juga mengajak dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed., yang juga sedang emban amanah Ketua Umum DPP APKLI didampingi Ketua DPW APKLI Provinsi Jatim HM. Sholeh untuk: “Bakar Ikan Sembilang Ala Milenial”.(*)

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *