Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), DLH Malinau Libatkan Tenaga Ahli

MALINAU, SWARAKALTARA.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malinau melaksanakan kegiatan Kick Off Meeting Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Kamis (22/4/2021).

Kegiatan yang berlangsung di ruang Laga Feratu tersebut secara langsung dibuka oleh Kepala DLH Malinau, Frent Tomi Lukas serta menghadirkan Tenaga Ahli dari Universitas Borneo Tarakan, Dosen Fakultas Ekonomi Dr. Pether Palungan.

Dr. Pether Palungan mengatakan, keberadaan tenaga ahli di penyusunan dokumen KLHS ini, ialah dalam rangka ikut serta berkolaborasi dengan pihak Dinas Teknis Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau untuk menyusun dokumen.

Kajian Lingkungan Hidup Strategis ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen perencanaan (RPJMD) Kabupaten Malinau 2021-2026.

“Konten atau isi dari KLHS ini, nantinya akan diselaraskan dengan visi-misi dari Kepala Daerah terpilih, dan ini dipastikan akan terakomodasi di RPJMD. Karna KLHS ini menitik beratkan pada capaian pada hidup pembangunan berkelanjutan, yang terdiri dari 17 tujuan, 94 target dan 220 indikator di lingkup Kabupaten,” jelasnya.

Di kegiatan kick off penyusunan KLHS saat ini, ucap Pether, ialah dalam rangka penyamaan pemahaman terhadap tahapan-tahapan penyusunan.

“Setelah ini, berdasarkan data yang telah terkumpul dan tim ahli akan melakukan analisis. Setelah itu tim ahli menarasikan dan mendeskripsikan sesuai karakteristik wilayah Kabupaten Malinau. Lalu akan dilakukan konfirmasi melalui tahapan konsultasi publik,” urainya.

Di penyusunan dokumen KLHS, konfirmasi melalui tahapan konsultasi publik akan di gelar 2 kali. Setelahnya, dokumen akan dilakukan validasi di DLH Provinsi Kaltara.

“Dalam membuat perencanaan KLHS untuk RPJMD, ini tidak hanya bersifat narasi-deskriptif, tetapi ia bersifat kuantitatif-deskriptif. Penyusunan ini tidak terlepas dari data yang bersifat time series, yang mana akan dijadikan acuan untuk menjadi proyeksi,” papar Pether.

Ketersediaan data sangat menentukan dalam sebuah dokumen perencanaan. Oleh karna itu, menurut Piter, secara operasional data ini adanya di OPD masing-masing.

“Maka dalam kegiatan kick off penyusunan KLHS ini, kita akan meminta data dari OPD-OPD terkait untuk segera kami analisis,” pungkasnya.

Reporter : Abdul Gani

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.