Tingkatkan Ekonomi Pasca Pandemic Covid-19, Kadin Dorong Program Vokasi Untuk Masyarakat Perbatasan RI – Malaysia

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani memberikan dukungan terhadap Kadin Nunukan Kalimantan Utara, agar bisa menjadi central pembangkit ekonomi kerakyatan di masa Pandemi covid-19.

Hal tersebut ditegaskan ketua Kadin Nunukan Irsan Humokor pasca melakukan dialog dan diskusi mengenai mekanisme dan terobosan pro rakyat agar geliat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kembali berdaya.

‘’Kadin Indonesia mendukung perdagangan transhipment agar Nunukan bisa berkompetisi dengan Tawau dan Sandakan dalam merebut pasar regional,’’ujarnya, Jumat (23/4/2021).

Dengan konsep Transhipment Port, maka Pelabuhan Tunon Taka Nunukan akan menjadi pintu masuk impor dan ekspor, sehingga perdagangan kian hidup dan daerah juga mengambil keuntungan sekaligus manfaat dari perputaran ekonomi yang terjadi.

Kendati demikian, tentu diperlukan program vokasi untuk menjamin UMKM memiliki kunci daya saing yaitu SDM yang unggul.

Untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal perlu dibangun sistem pendidikan dan pelatihan yang di dalamnya sudah harus mengantisipasi perkembangan teknologi dan transformasi ke depan.

Kadin Indonesia juga berharap Pemerintah Provinsi dan Daerah se-Kaltara dapat mendesain pendidikan dan keterampilan/vokasi supaya mampu mengambil manfaat dari kehadiran berbagai proyek strategis nasional, terutama industri yang akan hadir di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI).

‘’Tentunya agar warga Kaltara tidak sekedar jadi penonton atau penggembira dari kehadiran Kawasan Industri yang akan dibangun nantinya,’’lanjutnya.

Selain itu, Kadin Indonesia juga merekomendasikan Kadin di daerah membantu promosi investasi dan menarik perhatian nasional dan internasional terhadap Kaltara, melalui penyelenggaraan kegiatan skala nasional di Kalimantan Utara.

Lebih lanjut, Kadin perlu mendorong Kementerian Keuangan untuk merevisi aturan terkait biaya perjalanan dinas di Kaltara.

Sehingga seluruh instansi baik itu Kementerian atau lembaga, tertarik melakukan aktivitas di Kaltara nantinya.

‘’Itu akan menghidupkan aktivitas ekonomi terutama hotel, makan minum, transport dan pariwisata,’’tambahnya.

Kadin juga akan berupaya mendorong alokasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di wilayah Kaltara agar dapat menambah uang beredar bagi masyarakat melalui proyek padat karya sekaligus membantu percepatan infrastruktur.

Reporter : Viq

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.