Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19 Dari India, Satgas Pamtas Siapkan 4000 Antigen Bagi Pelintas Batas

NUNUKAN, SWARAKALTARA.COM – Mengantisipasi masuknya varian baru wabah Covid-19 di perbatasan RI- Malaysia, Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia Batalyon Pertahanan Udara (Yonarhanud) 16/SBC (Sula Bhuana Cakti) menyiapkan sekitar 4000 antigen untuk para pelintas batas jelang Idulfitri 2021.

Komandan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, Mayor. Arh. Drian priyambodo mengatakan, pemeriksaan terhadap pelintas batas memang sudah menjadi tugas rutin dan menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas RI-Malaysia sebagai garda terdepan di perbatasan negara.

‘’Kita mendapat bantuan dari Komando Atas (Mabes TNI) sebanyak 4000 Pcs alat swab antigen. Kita sudah drop ke sejumlah pos penjagaan, sebanyak 2000 pcs untuk pos SSK 1, pos SSK 2 sebanyak 700 pcs, pos SSK 3 dan 4 masing masing 300 pcs, pos SSK 5 sebanyak 700 pcs,’’ ujarnya melalui pesan tertulis, Senin (10/5/2021).

Pemeriksaan swab antigen dilaksanakan dengan melibatkan tim kesehatan setempat yang merupakan unsur Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

Nantinya, setiap pelintas batas yang keluar atau masuk Indonesia akan di swab antigen di setiap pos jaga Satgas Pamtas yang mereka lewati.

‘’Kita sebisa mungkin mengantisipasi munculnya varian baru serta gelombang tsunami Covid-19 sebagaimana yang terjadi di India. Jangan sampai itu masuk Indonesia,’’ ujarnya lagi.

Bagi pelintas batas WNI yang dinyatakan positif  akan dikarantina sesaui prosedur Satgas Covid-19.

Dan bagi pelintas batas WNA yang positif akan dikembalikan ke negara asalnya dan tidak diperkenankan masuk ke Indonesia.

‘’Sampai hari ini ada sekitar 22 pelintas batas yang kita antigen, semua WNI. Mereka melalui jalur perlintasan di Long Midang dataran tinggi Krayan dan Desa Aji Kuning Pulau Sebatik. Kedua wilayah ini memang merupakan jalur yang paling banyak dilalui para pelintas batas,’’ ujarnya lagi.

Baca Juga:  Kabar Gembira, Bantuan Dua Unit Mesin PCR Segera Tiba di Nunukan

Dansatgas menekankan, agar masyarakat tetap memperhatikan prosedur protokol kesehatan yang telah ditentukan dalam penanganan Covid-19.

“Prosedur protokol kesehatan tetap harus kita pedomani bersama dalam setiap aktivitas. Yang utama saat ini, lebih baik menghindari mudik terlebih dahulu. Semoga kita tetap produktif di tengah pandemi ini,” kata Drian.

Reporter : Viq

swarakaltara

swarakaltara.com portal media online kaltara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.